| |
parents, family, and the sims
Orang tua adalah harga yang tak dapat ditawar, harta yang tak tertukar.
Kenapa tiba-tiba aku ngomong ginian? Well, simply just because I saw many tweets in my timeline. Isi tweetsnya? Beberapa orang temenku yang mengutuk orang tua mereka sendiri. Oke, mengutuk sounds a lil bit scary--walaupun kenyataannya emang ngeri. Lebih tepatnya, mereka memaki orang tua mereka sendiri.
Bukan memaki dengan kata-kata, "Orang tua gue ngeselin banget! Kerjaannya ngatur mulu!" ya. Tapi memaki dalam contoh... "Bokap nyokap gue jancok banget! Bangsat!" dan lain sebagainya yang bisa kalian bayangin sendiri.
Memang, bisa dibilang aku nggak ngerti permasalahan apa yang mereka hadapin; apa yang orang tua mereka lakuin ke mereka, apa yang mereka rasain, apa yang terjadi, dan lain sebagainya. Aku bukannya ikut campur--you could call me like that kalo sampe aku ngemention si pembuat-harsh-tweet-ini dan nasihatin dia ini-itu sementara aku sendiri nggak tau masalahnya apa. Mari kita sebut aku lagi.... ngasih komentar. Dari kacamata penonton.
Sebenernya sayang banget, mereka-mereka (yang ngebuat harsh tweets ini) sampe ngucapin hal sedemikian rupa. Walaupun kasar, mungkin kata-kata semacam "orang tuaku rese banget!" atau "asli kesel banget diceramahin ini-itu mulu!" mungkin lebih ditolerir daripada kata-kata semengerikan itu. Karena... gimana pun juga... mereka itu orang tua kita.
Call me naive. Dan mungkin kata-kata ini udah klise. Banget. Tapi itulah kenyataan. Ada hal-hal yang nggak bisa kita pertanyakan di dunia ini. Ada hal-hal yang memang nggak logis di dunia ini. Ada hal-hal yang nggak bisa kita tentang di dunia ini. Memang begitulah kodratnya. Seorang anak, sampai kapan pun juga, nggak akan pernah bisa memiliki derajat di atas orang tuanya. Which means, sampai kiamat pun, kita nggak akan pernah bisa memiliki alasan yang cukup untuk membuat kita diizinkan memaki orang tua kita.
Sekilas memang rasanya nggak adil. Disaat orang tua kita, mungkin, bisa memaki kita. Disaat orang tua kita, mungkin, sangat menyakiti hati kita. Tapi itulah dunia, kan? Apa yang bisa kita lakukan sebagai seorang anak hanya menerima, nggak lebih. Itulah hak seorang anak. Menerima.
Protes, oke lah. Kritik, boleh lah. Tapi memaki? Apalagi sampe mengeluarkan kata-kata semacam "jancok", "anjing", "bangsat", dan lain sebagainya ke orang tua kita sendiri?
Jangan lupa, kita bukannya sedang berbicara dengan teman kita, loh.
Orang-orang banyak lupa. Katanya, kita nggak boleh terlalu sering membandingkan diri kita dengan orang lain. Tapi bukannya berarti membandingkan diri dengan orang lain itu selalu membawa kejelekan, kan?
In this case... mari bandingkan diri sendiri dengan orang-orang yang nggak bisa tinggal bareng kedua orang tuanya. Atau nggak bisa tinggal dengan keluarga lengkapnya. Those people--who cursed on their parents--live with their parents. Their family. Padahal ada banyak orang-orang di luar sana, yang berharap mati-matian bisa tinggal dengan orang tuanya. Lengkap. Ada orang-orang yang berharap keluarga mereka nggak tercerai-berai. Ada orang-orang yang berharap bisa memutar ulang waktu cuma biar bisa kumpul sama kedua orang tuanya.
Like me.
Aku lagi berada dalam kondisi semacam ini; kondisi dimana kamu bener-bener ngerasa shock. Ibarat abis ngelaluin satu perjalanan, kamu lagi jetlag. Bingung dengan keadaan yang sedang kamu alami. Saking drastisnya perubahan yang kamu miliki, kamu jadi blank. Dan klimaksnya adalah ketika kamu bertanya:
Apakah benar, kalo aku pernah hidup dimasa lalu? Kok, rasanya aku cuma hidup dimasa ini? Kok, rasanya aku baru ngerasa hidup sekarang? Dimana kenangan-kenangan yang dulu aku alamin? Apakah benar semua kenangan itu pernah aku alamin?
That's it.
To be honest, I miss my dad so much. Aku kangen saat-saat aku, Mama, dan Papa ngumpul bareng. Saat-saat kami kumpul di depan tv dan makan malam bareng. I didn't mind about the menu. Mau itu pizza yang kami take-away, atau ikan bandeng presto yang Mama beli di warung, I didn't even care about it. Yang aku peduliin adalah detik-detik dimana kami ngumpul bareng. Saat-saat dimana kami ngobrol di depan tv, ngebahas semua hal yang ada. Mulai dari yang penting, sampe yang nggak worth it buat dibicarain sekalipun. I miss those moments.
Aku bahkan kangen dimarahin papaku. Saat-saat dimana aku dapet nilai-nilai jelek dan Papa marahin aku. Dan pasti Mama ngebelain aku. Saat-saat dimana aku dituntut untuk dapet banyak nilai 9. I didn't mind about that. Karena dulu--dan sekarang pun--aku hidup untuk orang tuaku. Kupikir, kalo nilaiku bagus, orang tuaku bakal bahagia. Bakal bangga sama aku. Makanya aku berusaha keras biar bisa mencapai itu semua.
Soalnya, salah satu impianku itu bisa bikin orang tuaku bahagia dan bangga sama aku. Sehingga mereka bisa ngomong ke semua orang, "Ini loh Nona, anakku."
Mungkin kamu pikir ini impian klise banget lah, bullshit lah, sok anak baiklah, or whatever it is. Tapi itulah kenyataan. I hate being naive. Atau klise. Tapi terkadang memang ada saatnya dimana kita jadi naif dan klise. Inilah saat yang tepat buatku.
Intinya, aku kangen semua saat-saat yang pernah kulaluin itu. Setiap detail terkecilnya. Setiap detiknya. Aku kangen semua itu. Dan jujur, aku ngiri sama mereka semua yang bisa ngedapetin apa yang aku paling pengenin saat ini. Tapi mereka malah nyia-nyiain semua itu. Bahkan, mereka ngebuang jauh-jauh kesempatan itu.
Dalam artian, mencaci maki orang tua mereka.
Orang tua yang ada di sana untuk mereka.
Jadi... buat kalian semua yang ngebaca ini... terutama bagi yang kesel banget sama orang tua masing-masing. Bersyukurlah. Seenggaknya kalian masih bisa ngumpul, lengkap, komplit bareng kedua orang tua kalian. Ada orang-orang di luar sana yang pengen ngumpul sama orang tuanya tapi nggak bisa atau susah. Ada orang-orang yang ngiri sama kalian.
Inget, hidup ini nggak semudah game. Nggak segampang The Sims. Oke, sebenernya The Sims itu sulit dan rumit sih. Sims-ku pernah selingkuh sama suami orang dan dia udah punya anak, mendadak dia dan keluarganya jatuh miskin and all. Tapi, kalo main The Sims, kita masih bisa melarikan diri dari kenyataan dan masalah yang ada. Kita bisa tinggal mainin family yang lain, atau ngedelete family yang bermasalah itu.
Tapi kehidupan nyata berbeda. Kita nggak bisa lari. Kita cuma bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah yang ada. Dan mencaci-maki itu termasuk upaya melarikan diri.
Hidup jauh lebih sulit dan rumit daripada The Sims.
Dan aku bukannya ngomong tanpa pengalaman.
Jadi, mari kita bersama-sama menghadapi dunia ini... menjalani hidup, menghadapi, dan menyelesaikan masalah yang ada. Karena hidup dan masalah itu selalu berdampingan. Yang menentukan adalah diri kita sendiri; bisa, atau nggak. Kuat, atau lemah. That's it :)
Mulai sekarang, ayo kita berjuang bareng! And happy new year 2011 too! Fighting! :D
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Family, Just babbling, Life, Love, Nostalgia, Opinion, Problem, Renungan
when the school makes me frustated
Do I hate school?
Nah-nah, I don't. Yah, bukan berarti aku tipikal nerd yang hobi banget dateng ke sekolah sih. Nggak. Aku masih normal kok. I hate homeworks, exams, and scary teachers. Aku juga punya banyak antis di sekolah, dan hal itu jelas bikin aku cukup males buat masuk sekolah. Tapi aku punya temen dan hal-hal asyik yang kudu diselesaiin di sekolah. Makanya aku masih ada sedikit "rasa" sama sekolah. LOL.
Terus kenapa sekolah berhasil bikin aku kelimpungan dan galau selama sebulan terakhir ini? Well, I'm worried. Karena aku udah kelas 9--which means I'm officially a senior in my school now--dan bakal menempuh ujian dalam waktu kurang dari 8 bulan, aku khawatir. Bener-bener khawatir.
Karena aku tipe orang yang mencintai nilai tinggi, atau hasil bagus dengan nilai membanggakan, atau hasil menyenangkan dengan ranking bagus, atau hasil bagus, nilai bagus, ranking bagus, whatever you called it, aku khawatir.
Sangat khawatir.
Jujur aja aku jadi pesimis tingkat tinggi setelah tahu NEM terendah di Padmanaba--SMAN 3 Yogyakarta--yang nggak lain nggak bukan adalah sekolah incaranku in case aku masih sekolah di Yogyakarta adalah, ugh, 37 koma sekian.....
Aku khawatir.
Apakah aku bisa ngedapetin NEM minimal 37,50 walaupun aku sekolah di Samarinda? Apakah aku bisa tetep mempertahankan NEM-ku dulu, walaupun aku udah nggak di Yogyakarta? Apakah aku bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik di sini? Apakah aku bisa menyamai nilai temen-temen di Yogya? Apakah aku BISA?
Dan berbagai pertanyaan galau khas anak labil lainnya.
Oke, orang-orang bisa mengeluarkan saran-saran yang cocok masuk di buku pelajaran Bahasa Indonesia, such as "Dimana pun kamu bersekolah, asalkan kamu rajin, kamu pasti bisa!" atau "Yang penting kamu berusaha, tinggal berserah diri aja!". Kembali ke realita, faktanya adalah, tempat--lokasi, lingkungan, dan suasana sekitar kita sangat berpengaruh dalam menghadapi ujian.
Admit it, deh! Mau bukti? Bukannnya aku ngeremehin daerah luar Yogyakarta, Jawa, atau manapun juga loh ya. Tapi kenyataannya, berdasarkan pengalamanku nanya sama orang-orang, perbedaan NEM murid-murid di sana dan di sini memang jauh sekali.
Sekali lagi, bukannya aku ngeremehin. Bold those words.
Dan inilah aku. Remaja berumur 14 tahun yang lagi galau dan berada di puncak kelabilannya. Aku bener-bener berharap bisa dapet NEM minimal 37,50 walaupun aku sekolah di sini. Aku bakal berusaha dengan keras, walaupun harus ngulang kejadian kurang-lebih 2 tahun yang lalu (ikut kelas remidial waktu liburan semester, nangis-nangis karena harus belajar keras tiap hari, putus asa karena jadwal belajar yang mengikat, stres tingkat tinggi, gugup, dsb). Mungkin agak impossible, sih. Tapi dulu aku berhasil ngedapetin NEM yang, yah, pasaran sih di Yogya. Cukup susah nyari sekolah. Tapi aku berhasil ngedapetinnya walaupun aku sekolah di desa yang terpelosok. Sekarang, kenapa aku nggak bisa?
Aku masih seorang Nona Soedhowo, kok. Orang yang sama dengan anak kecil diwaktu 2 tahun yang lalu. Kenapa aku nggak bisa? Aku pasti bisa. Aku harus bisa.
Oke, please abaikan 2 paragraf di atas. Aku lagi nyoba menghibur diri sendiri waktu nulis dua paragraf tersebut. Faktanya adalah :
AKU GUGUP! AKU TAKUT!
Jadi gimana dong nih, Octopuses?? Got some advices for me? Bisa membesarkan hatiku? Pleaseeeeeeee, I really need your support right now! I beg you :(
I should stop writing this post. Kelabilan lebih mendominasi entry ini daripada keresahanku. Sekali lagi, tolong bantuin aku ya, Octopuses :'(
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Just babbling, Life, Nostalgia, Obsessions, Problem, School
I'm here! :)
Yeah, I'm back! And yup, I've changed my blog's layout :) I know a lot of people use this layout, but I can't handle it lol, I still want this layout as my blog's layout! I haven't done a lot of things... still need to change the icons, relink all of you, add some songs, and of course reply your chatties. Well, wish me luck for doing these things, okay? ;)
Anyway, it's official! I've made an Indonesian forum for SunFany, and it's here~
www.2Nyted.ipbfree.com
Yup... I know, it's bad and too plain. But the good news is, we're currently finding for tech admins and graphic designers! Interested? Then go for it :D
Huff... belakangan ini tenagaku bener-bener terkuras. Baru aja selesai ngerjain mid tes, eh aku malah disuruh dimintain tolong sama guruku buat jadi pager ayu nikahan anaknya. Well, since I didn't have any schedules, I accepted it lol :)
 Silly huh? Ribet sih, karena harus bangun pagi-pagi dan berangkat subuh dari rumah. But it was awesome, though. Ada saat-saat dimana rambutku jadi kayak pohon waktu disasak, ada awkward moments waktu aku baru ketemu sama Puput dan Dini (karena sebelumnya aku ga kenal mereka), ada saat-saat dimana aku ketiduran gara-gara ngantuk banget, ada saat-saat dimana aku dituduh mojok sama Rizal gara-gara aku duduk berduaan sama dia (please, dia lagi main Snakes di hapeku dan aku lagi ketiduran waktu itu -,-), ada saat-saat memalukan waktu ngedenger Anom nyanyi, ada saat-saat pengen nimpuk muka Erwin sama Gugun pake heels (hehehe peaceeee), ada saat-saat rasanya pengen pingsan waktu diajarin 'cara jalan yang baik' dan terpaksa menderita gara-gara harus berdiri lama (dengan HEELS), dan ada banyak momen-momen yang ga terlupakan hingga detik ini :) (ku-cut demi alasan biar kenangan-kenangan itu jadi our very own memories hehe) I love you guys!
Bisa dibilang kami stay dari jam 6 pagi sampe jam 3 sore. Jam 3 sore acaranya udah selesai dan kami balik ke rumah guru kami. Di sana, rumah nya Bu Guru berasa jadi rumah kami sendiri huahahaha. Puput, Gugun, sama Erwin udah pulang duluan, jadi nyisa aku, Tya, Anom, Rizal, sama Dini. Anom sama Rizal mah enak aja, tinggal buka sana buka sini selesai deh. Lah kalo kami, para cewek? Harus lepas jarik lah, kebaya lah, konde lah, dan sebagainya!
Baru aja selesai ganti baju, konde Tya langsung dilepas paksa dengan naasnya oleh si Rizal. Nggak lama kemudian, Anom ikutan ngelepasin sanggulnya Tya. Begitu selesai sanggul Tya dilepas, sanggulnya Dini jadi incaran mereka yang selanjutnya. Awalnya aku nggak mau ngelepas sanggulku, takut ketawan betapa berantakannya rambutku. Tapi... akhirnya aku tergoda juga buat ngelepas sanggulku. Alhasil, sanggulku dilepas oleh warga sekampung hahaha (baca : Tya, Anom, Rizal, Dini, Bella). Percaya atau nggak, Rizal yang banyak disukain cewek itu adalah yang paling telaten dalam hal ngelepasin konde!
Okay, selesai ganti baju dan lepas konde, kami semua tiduran di atas lantai sambil ngadem depan kipas angin. Berhubung lantainya luas, otomatis pose kami jadi nggak beraturan. Yang pasti, urutan awal posisi kami itu (dari kiri ke kanan) : Rizal-aku-Dini-Anom-Tya. Berhubung Puput tiba-tiba nelpon dan kondisi memaksaku buat ngambil hape di tas (halah), urutannya berubah lagi jadi Rizal-Dini-aku-Tya-Anom. Posisi yang ini better karena berarti di kanan-kiriku itu cewek hehehe.
Nah, bagian-bagian selanjutnya mending kuskip aja yaaaaa hehehe :D Bisa dibilang aku lagi males ngetik kekeke :p yang pasti, kesibukanku belakangan ini adalah :
1. Aku jadi moderator di divAS aka www.divadetention.com :D yup, salah satu forum internasionalnya After School ;) please join yaaaaa... dan nicknameku di sana itu "tiffanytiffyn" ;) jangan lupa sapa aku, okay? Hehehe 2. Ngurusin 2Nyted pastinya. Alamatnya : www.2Nyted.ipbfree.com 3. Aku berkolaborasi sama my beloved oppa, Aldi, buat bikin fanfic yang berjudul Love Constellation. Fanfic ini sangat istimewa buat aku, karena ini pertama kalinya aku berkolaborasi sama seseorang buat bikin suatu fanfic, dan juga fanfic ini cukup unik karena ditulis dari dua POV (Point of View) yang berbeda, yaitu dari POV cewek dan POV cowok :) 4. Semi hiatus on Soshindo, semi hiatus on Twitter, already on hiatus di Soshified. gonna miss you all, guys! divAS butuh dirawat ASAP hehehe :D 5. Tiffyn (aku sama Ina) pengen tampil di perpisahan nanti, pastinya ngecover beberapa lagu kpop dong... (most likely sih lagu-lagunya SNSD) :D
Well, itu dulu deh buat postingan kali ini hehehe. Tenang Octopuses, aku bakal berusaha kembali sering blogging kok ;) Kekekeke
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Friends, Fun, Just babbling, Nostalgia, Schedule, Somethin' about my blog, Updaties
addicted too much?
Finally I can update this bloggie again, Octopuses! Sorry for seldom updating... I was trapped in a boredom situation, and I was too lazy to type some words here, lol. But now, I'm back! (I hope so, lol)
Okay, jadi apa aja yang udah terjadi sama aku belakangan ini? Well, not too much. And nothing special. Aku sendiri udah lupa ada kejadian apa aja, hehe.
Oh iya, yang terbaru adalah : I'll take a photoshoot session with my bestie, Ina. And the photographer will be our talented classmate, Yuda. What was the reason behind this plan? Well, aku sama Ina punya ide gila.
Jadi, kami sering banget ngecover lagu-lagu kpop. Baik itu dari SNSD, f(x), After School, atau bahkan Super Junior. Then, one day Ina revealed her adorable random thought;
"Kenapa kita ga bikin album kompilasi lagu-lagu coveran kita?"
So, here we go. Kami berencana buat bikin sebuah album kompilasi yang isinya hasil coveran kami. Our voices might not as good as those singers, but we do this just for fun. And of course we won't sell the album (aku ga mau deh kena tuduh plagiarism cuma gara-gara ngejual album yang isinya lagu-lagu orang lain, lol).
Nah, buat bikin album ini, rencananya kami bakal rekaman di suatu tempat (masih dirahasiain lol) dan kami berniat buat masukkin beberapa foto ke albumnya. Nah, makanya Insya Allah (semoga jadi) besok kami bakal hunting foto di rumahnya Ina yang notabene selalu punya objek bagus buat dijadiin background. Kami bakal cabut ke rumah Ina begitu pulang sekolah.
Okay... that's it. See? Simpel abis kan?
Terus apalagi ya? Oh iya, alesan kenapa aku ga pernah lagi ngeupdate blog ini. Well, alesanku ga bagus-bagus amat sih :p
1. Males ngetik, entah kenapa. Semangat cuma dateng kalo lagi nulis fanfic TT___TT 2. Too addicted with kpop, especially SNSD. 3. Sibuk 'menjelajah' di Twitter dan forum :)
Oh, almost forget! Aku sama Ina lagi ngerjain salah satu secret project kami; yaitu ngebuat forum khusus SunFany shippers! It'll be called "2Nyted" anyway :) kalo udah jadi, aku bakal ngepost linknya disini :D
Anyway, I planned to change the title of my blog, since there's another blog that has a same title as mine. Do you have any suggestions for my blog's title? :) I'll make a poll for my blog's new title, and please participate in that poll! :D And I'm going to change the layout too. I think we need something colourful and bright here... lol ;)
Ah, I just can't wait for the photoshoot! Hope it'll be as success as we hope~
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Fun, Just babbling, Nostalgia, Somethin' about my blog, Updaties
waktunya rekoleksi soal blogku!
Oh I miss you so much, octopuses! Hmm... what should I say now? Ah, yeah. Even though I posted a new post here, that doesn't mean if my exam already over. Even it hasn't started yet! The big day is tomorrow, so I must study hard tonight. Ah, I'm so nervous! Wish me luck yaa octopuses :')
Okay, kali ini aku mau ngomongin soal... konsep blogku.
FYI, aku sering bingung soal konsep blogku. Banyak banget yang kupikirin soal konsep blogku, dan yang paling sering kupikirin adalah: gimana caraku menjabarkan apa yang pengen aku katakan disini. Misalnya...
Apa aku harus blogging dengan bahasa Inggris kayak Sabila Anata? Apa aku harus blogging dengan bahasa sehari-hari kayak Raditya Dika? Apa aku harus blogging dengan bahasa resmi kayak Nona Dita? Atau apa?
Jujur aja, aku sendiri nyadar kalau blogku masih belum terkonsep rapi. Makanya, octopuses bisa ngeliat banyak postinganku yang nggak 'satu konsep'. Misalnya, di postingan A aku berbahasa Inggris. Di postingan B aku berbahasa nyeleneh. Di postingan C aku berbahasa resmi. Di postingan D aku berbahasa nyampur (resmi, tapi juga ada nyelenehnya. Atau sebaliknya).
Aku bingung!
FYI, aku udah blogging dari kelas 5 SD (which means 3-4 tahun yang lalu) tapi baru-baru ini aja bikin blog lewat Blogger/Blogspot. Dan selama 4 tahunan blogging, ada banyak transisi yang aku alamin dalam dunia blogging.
Dulu aku sempet blogging dengan bahasa yang... yah, alay deh. Abis itu, karena aku addicted sama Bang Dika alias Raditya Dika, bahasa bloggingku sempet ketularan bahasanya. Bahkan bisa dibilang, caraku blogging mirip sama caranya deh! But lucky me, ada seorang sahabat yang ngingetin aku kalau bahasaku terlalu mirip sama bahasanya Raditya Dika. Walaupun aku udah enjoy banget dengan bahasa ala Bang Dika--dan bahkan banyak blogger yang muji kalau "blogku lucu", "blogku asik buat dibaca", "blogku bener-bener fun", dsb--aku tetep ngerasa risih setiap keinget kalau bahasaku sama kayak bahasa blogging orang lain.
I mean, aku ngerasa risih karena aku cukup 'mengopi' cara orang lagi blogging.
Sejak itu, aku berhenti make "bahasa Kambing"-nya Bang Dika *LOL* dan sampai sekarang aku masih bingung soal 'identitas blog'ku.
Di blog WordPressku, aku udah mengonsep bahasa blogku dengan bahasa resmi. And guess what? Pengunjung blog terbanyakku itu orang-orang dewasa. Jarang banget yang umurnya masih belasan tahun. Dan karena merasa nggak nyaman sama bahasaku yang terlalu resmi, akhirnya aku mutusin buat pake bahasa sehari-hari.
Dan sekarang? Aku masih juga nyari identitas blogku! Aaaah... rasanya blogging aja kok rumit banget ya? :D
Tapi belakangan ini aku sadar, kalau aku nggak perlu terburu-buru nyari identitas blogku. Aku berusaha buat nikmatin apa yang ada di jiwa bloggingku. Menurutku, selama kita jadi 'original' alias nggak ngopi gaya siapapun, blog kita bakal jadi blog yang baik kok. Lagian, bukannya cara kita blogging itu menjabarkan personality kita ya? Jadi, cara bloggingku yang gado-gado itu bener-bener mencerminkan sifatku yang abstrak itu, kan? *ngeles aja deh hehe*
Oh iya, waktu baca salah satu manga one-shot (lupa apa judulnya), aku jadi dapet kata-kata bagus deh:
"Kamu bukannya tidak menemukan identitas dirimu. Kamu hanya belum menemukannya. Jangan terburu-buru, karena suatu saat nanti kamu pasti akan menemukannya. Ini hanya masalah waktu."
Cieeeeeeh mantep dah haha :D
Oke deh, kayaknya cukup sampe situ dulu deh perenunganku soal dunia blogging. Dan hal yang lebih penting dari identitas bloggingku adalaaah:
as I said, besok aku udah ujiaaaaan! Wish me luck yah, octopuses! >< Nervous abis nih :)
Well then, see you soon ;)
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Just babbling, Nostalgia, Opinion, Problem, Renungan, Somethin' about my blog
giggles and... tears.
Hey pals! Ups, I mean... octopuses. Yup, started from today, I'm going to call you all "octopuses", not "pals" anymore! Hihi :) take it easy okay? ;)
Okay, maybe you're wondering the reason why did I choose that title for this post. Aku sendiri juga bingung kenapa milih judul itu. Well, mungkin karena dalam postingan kali ini bakal ada hal-hal yang menyenangkan, sekaligus menyedihkan buat aku. Then, let's start this post from the "giggles" side first! ^^
Belakangan ini aku nyadar, kalo ikutan mading di Spansa udah menciptakan berbagai kegilaan tersendiri buat aku. Di postingan sebelumnya aku udah cerita kan, kalo aku sampe kena banjir waktu ngurusin mading? Nah, lagi-lagi aku ngalamin kejadian yang buatku nggak terlupakan gara-gara ngurusin mading, hehe.
Jadi, kemaren (hari Sabtu) ada pengasapan di sekolahku. Biasalah, karena musim hujan, nyamuk-nyamuk semakin mengganas dan berkeliaran dimana-mana. Makanya sekolahku ngadain pengasapan besar-besaran. Terus, apakah kejadian yang nggak terlupakan itu?
Nah, kemaren aku mau nempelin mading sama Ina (belum sempet ditempel hehe). Harusnya kami berdua nempelin tuh mading bareng anak-anak mading yang lain. Tapi anak-anak kelas 8A pada latihan buat upacara Senin, sementara anak-anak kelas 8D... hmm, kemaren aku jarang ketemu sama anak-anak 8D. Jadi, karena aku sama Ina nggak ada kerjaan, kami putuskan buat masang mading saat itu juga (mumpung nggak ada pelajaran karena ada pengasapan).
Pas baru mau masang mading, kami berdua baru inget kalau... madingnya ada di kelas 8A!! Oh crap! Kami bisa aja sih ngambil tuh mading di kelas 8A, terus langsung masang madingnya. But, guess what? Kelas 8A baru aja diasapin sama petugas-petugasnya. I mean, 8A lagi diasapin sama para petugasnya.
Sebenernya, kalau mau dipikir ulang, kami bisa nunggu asap di kelas 8A hilang. Cuma, mengingat kelas kami, 8F, yang udah diasapin dari beberapa waktu yang lalu tapi asapnya belum hilang... kayaknya tuh mading bakal keburu lumutan kalau nggak diambil saat itu juga.
Nah, berbekal jaketnya Shera, aku sama Ina nekat naik ke kelas 8A yang ada di lantai dua. Biarpun nggak tahan sama asapnya yang bikin aku pusing, kami tetep naikkin tangga dengan sangat-amat-sangat pelan. Mau gimana lagi? Asapnya pekat banget! Kalau nggak hati-hati, kami bisa kepeleset.
Oke, kami berhasil sampai di lantai dua. Misi kami berikutnya adalah: masuk ke kelas 8A yang ada di ujung koridor. Great then, hahahaha, aku ketawa garing dalem hati.
"Nonaaaa, yakin nih kita mau lanjut?" Ina udah ragu buat ngelanjutin perjalanan jauh. Sebenernya aku juga males banget buat ngelanjutin perjalanan, secara asap pekat udah menuhin koridor, dan bikin aku pusing banget. Tapi, kayaknya kok nanggung banget buat nyerah ya? Makanya, kami putuskan buat tetep nekat.
Aku sama Ina mulai jalan pelan-pelan. Buset, koridor udah dipenuhin sama asap super pekat. Rasanya koridor gedung itu udah dipenuhin sama kabut-kabut di Persona 4. Eh iya, aku sama Ina berasa masuk ke dalem game Persona 4 deh! Hihi. Seru, seru!
Wah, seru bangeeeeet!, aku, yang emang adrenaline junkies, sempet-sempetnya kepikiran kayak gitu. Sok abis mikir tuh kejadian seru, padahal kepala udah pusing setengah mati, dan tenggorokan serasa kebakar.
Awalnya aku mikir seru, tapi lama kelamaan berasa horor juga. Gimana nggak? Kami ada di dalem koridor yang panjang, yang nggak ketawan "apa" yang ada di depan kami karena pekatnya asap. Apalagi cuma ada tiga orang di gedung ini; yaitu aku, Ina, sama satu anak laki-laki yang udah masuk lebih dulu dengan penuh semangat dan ninggalin kami jauh di belakang.
Dan, pas aku sama Ina sibuk nutupin hidung + mulut pake jaketnya Shera, tiba-tiba....
"HWAAAAAA!" anak laki-laki barusan teriak sambil lompat ke depan kami. Ckck, saking pekatnya asap, aku sama Ina nggak bisa ngeliat kalau dia sempet lari ke arah kami. Tiba-tiba aja dia lompat dari pekatnya asap dan berdiri di depan kami. Then, some minutes later, I saw his blushes. Yup, kayaknya dia salah ngira deh. Mungkin dia kira, aku sama Ina itu temen-temennya, terus dia ngagetin kami. Aku sama Ina langsung bertukar pandang, mikir betapa najisnya tuh cowok.
Berbekal rasa malu, tuh cowok langsung lari nurunin tangga. Great, kali ini kami bener-bener cuma berdua di gedung itu.
Setelah jalan beberapa lama, kepekatan asapnya berkurang sedikit, jadi kami bisa ngeliat jauh ke depan. Nobody, I mean, "nothing". Karena udah nggak tahan lagi dan mulai ngerasa sesak napas, kami langsung lari masuk ke kelas 8A.
Yeah, jendelanya kebuka!, cuma itu yang pertama kali kupikirin waktu masuk ke kelas 8A. Ina langsung ngecek lemari tempat dia nyimpen mading, sementara aku langsung lari ke arah jendela deket lemari barusan. As I said, jendelanya kebuka. Walaupun masih dikelilingin asap, tapi setidaknya masih ada sedikit udara seger dari tuh jendela. Makanya aku langsung ngecharge paru-paruku. Hmmm... rasanya pusingku berkurang gara-gara ngirup udara sedikit segar. Hehe.
"Ina, rasanya tenggorokanku panas deh," aku bilang gitu ke Ina yang udah ikutan ngejulurin kepalanya keluar lewat jendela. Kami berdua sama-sama ngecharge paru-paru.
"Iya, Ina juga," jawab Ina yang keliatan pucat. Kami berdua emang sama-sama lemah dibagian pernapasan sama pencernaan. Hiks.
Nah, selama ngecharge paru-paru, kami berdua ngobrolin soal betapa miripnya environment di gedung itu sama suasana di Persona 4. Ya ampun, kami berasa lagi masuk ke tuh game deh! Terus kami kembali ngobrolin soal game Persona 3 dan Persona 4 (heran, kok sempet-sempetnya ya ngomongin game ditengah kondisi kritis kayak gitu?). Dan akhirnya, kami mulai jalan keluar kelas sambil tetep ngomongin Persona's sequels.
Kami kembali jalan menyusuri koridor yang udah nggak terlalu pekat asapnya, dan kami mulai nurunin tangga. Dan, yeah, kami selamaaaaaaat!! Walaupun aku ngerasa pusing dan tenggorokanku berasa kebakar, setidaknya misi kami sukses! Hihi :) I think that was my unforgettable experience deh! ;)
Okay, that's the "giggles" side. Now, let's talk about the "tears" side.
I'm on my hiatus now! I'm going to have some tests on next week, so I won't update my blog until I've finished my tests. I'm gonna miss you so much, octopuses! ><>
By the way, I found these funny posts on Nguping Jakarta:
Memangnya telor salah apaaaa?
Pembeli cablak: "Mas nasi gorengnya satu, telornya digaplok yah!"
Didengar oleh orang yang bergegas melaporkan kekerasan yang terjadi saat proses memasak.
Setelah itu, bikin segi empat tiga sisi!
Pembina: "Ayo adek-adek, semuanya baris yang lurus membentuk lingkaran mengelilingi kakak!"
Tebet, didengar oleh seseorang yang ingin melihat bentuk yang sangat absurd itu.
LOL, I think they're funny! Well then, I'm gonna miss you so much, octopuses! Hugs and kisses from me :') And wish me luck on my tests, okay? :D
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Friends, Fun, Incident, Just babbling, Nostalgia, Sad, Somethin' about my blog, Updaties
my first FLOOD
Hey fellas! Sorry for the seldom updates. If you wanna keep in touch with me, you can follow my Twitter HERE ;). And finally another Indonesian post! Hehe, sorry for dissapointing you... my English is suck for these last days... so, I'm going to start this post! :D
Oke, karena aku harus cepet tidur, kuceritain dengan singkat aja yaa ;) Kisah yang menurutku nggak terlupakan ini berawal dari hari Kamis kemarin, waktu aku sama Ina terpaksa pulang sekolah super telat karena harus ngurusin mading. Yap, karena aku wakil ketua I dan Ina ketua madingnya, jadi bisa dibilang kami yang paling sibuk diantara seluruh anggota redaksi mading sekolah hehe. Dan kemarin kami pulang telat karena harus nempelin mading yang udah jadi ke tempatnya.
Waktu aku sama Ina mau ngumpulin anak-anak mading, terjadi sebuah insiden antara Ina dan Ilham, yang--yah... nggak perlu diceritain deh ya, hehe. Nah, finally, aku sama Ina nongkrong di kelas 8G bareng anak-anak mading yang tersisa (ada yang ikut try out di bimbel, ada yang udah dijemput, dsb). Sebenernya kerjaan kami udah selesai, tinggal touching sama clearing aja. Tapi karena Deden yang biasa masangin pita-pita udah pulang, terpaksa kami bekerja 2 kali lebih keras demi ngurusin pita-pita itu.
Setelah sekitar 1 jam-an, aku sama Ina ngerasa lapeeeer... banget. Maklum, waktu anak-anak mading yang lain istirahat ke kantin, kami tetep tinggal di kelas buat diskusi soal 'Kana', sekaligus ngejagain mading. Jadi kami putusin buat ninggalin anak-anak mading bentar, and finally we were going to the canteen ^^v.
And guess what? There was a deep flood!
Yup, begitu aku sama Ina turun dari lantai dua dan bersiap pergi ke kantin, kami langsung kaget gara-gara halaman sekolah kami udah kerendam banjir. Dalem, pula! Ina udah gugup-gugup gitu ngeliatin banjir yang naujubile dalemnya itu. Sementara aku malah pasang tampang najis, nahanin diri biar ga langsung nyemplung ke tuh banjir. Maklum, that was my first flood so I was so interested gitu hihi :D
Awalnya Ina udah ilfeel duluan dan semangatnya ke kantin menghilang secara tiba-tiba. Sekali-dua kali dia nanya ke aku, "Yakin kita beneran mau ke kantin?". Sebenernya aku agak males juga buat nyebur, secara aku belom ada beli sepatu dan sepatuku itemku cuma satu -,- tapi rasa laper mengalahkan semua resiko yang ada, jadi dengan cueknya aku nyopot sepatu + kaos kakiku. Ina, dengan berat hati, terpaksa ngikutin apa yang udah kulakuin hehe.
Awal-awal nyebur.... oh, okay, beberapa senti di atas mata kaki. Sambil ngejinjing sepatu, kami mulai jalan pelan-pelan menuju kantin.
Setelah beberapa saat jalan... oh crap, nih air kok makin tinggi aja?
Saat hampir sampe di kantin... damn! Banjirnya udah sebetis!
Begitu banjirnya udah nyampe betisku, Ina lebih memilih buat jalan lewat atas, which means dia harus rela kebasahan kena air ujan. Kalo aku, jujur aja lebih milih basah bagian bawah daripada harus pusing, demam, dan flu gara-gara kena air ujan. Jadi, Ina jalan lewat atas, sementara aku jalan lewat bawah sambil ngangkat-ngangkat rok nggak jelas.
Yeah, begitu sampe di kantin, aku langsung ngerasa bangga. Bangga karena udah berhasil ngelewatin tantangan yang begitu berbahaya (halah apaan sih haha). Tapi.... ngekk, kantin inceranku sama Ina kehabisan stok air panas, jadi kami nggak bisa pesen Pop Mie! Damn... -,- udah gitu kakiku mulai gatel-gatel najis gitu pula!
Akhirnya aku sama Ina muterin kantin, dan ternyata masih ada satu kantin yang buka. Dengan penuh hawa napsu (laper), aku sama Ina langsung mesen Pop Mie dua, milo anget satu, plus Susu Saya Susu Bendera (hihi bilang aja Frisian Flag napa?) rasa vanilla satu. Nyamm, that was soooo good!
Begitu selesai makan, aku sama Ina langsung balik ke kelas karena udah bertenaga. Oke, emang nothing special sih keliatannya, tapi buatku kemaren itu pengalaman yang berharga banget. Pertama kalinya aku ngadepin banjir! Hihi. Dan pertama kalinya kegatelan abis kena air (baca: air yang najis abis :p).
Hari ini?
Hari ini sih berjalan dengan damai (that doesn't mean if my problem with Kana has done) buatku. Kulewatin dengan joget-joget ala SNSD bareng Ina (dan direkam plus ditonton anak-anak sekelas), ngegambar paru-paru sebagai soal ulangan harian dari guru Biologi, belanja ini-itu di PM (Plaza Mulia), sentilan-sentilan nggak jelas dari biangnya sentilan di kelas 8F, pokoknya damai deh! Yah walaupun aku sempet ngerasa jadi fashion disaster gara-gara make jilbab yang ga matching sama gamisku sih (gara-gara itu aku jadi badmood pas baru nyampe sekolah). But I was better than someone that wore grey outfits with PINK skirt, hihi :p a lot of people said that to me ;)
Well then, I hope you had a great day too for today ;) I'm going to sleep now.
PS : I met my BFF on elementary school in Facebook today. I was going to "sigh" when I couldn't chat with Teru, but some minutes later I was screaming happily when I saw a message from my BFF. I'm proud of you, Puti :)
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Friends, Fun, Just babbling, Nostalgia, School, Updaties
I'm trying to come back
Hey fellas! Sorry for the accidentally-hiatus :D Aku udah lama banget pengen nulis postingan baru, cuma malesnya itu loh yang nggak ke'tulungan'. Tolong salahkan koneksi internet yang semakin hari semakin lola, tugas-tugas yang menumpuk, dan Twitter sebagai situs mikroblogging yang bikin aku jadi males ngupdate blog, hehe :)
Okay, quick updates aja yah :D Jadi, beberapa hal yang udah terjadi selama aku vakum di blog adalah:
1. Aku jadi anggota mading sekolah, wakil ketua I tepatnya (aigoo, kenapa aku harus berurusan dengan sesuatu yang menyangkut kata-kata 'KETUA'? Dulu ketua redaksi mading plus buletin di Spenyk, pernah juga jadi ketua umum OSIS, terus juga pernah jadi ketua kelas di Spenyk. Duh!). 2. Aku dan rombongan anggota mading berkunjung ke Smansa (SMAN 1 Samarinda) buat ngeliput bazaar yang mereka selenggarakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun mereka ;) that was so interesting! 3. You know what? Pada akhirnya karma akan terus berlaku. Aku udah pernah cerita tentang 'Kana' belom? Dia copycater dan backstabberku, plus orang yang banyak disebelin sama anak-anak Spansa. Setelah dia berusaha menghasut orang buat sebel sama aku, dan (bahkan) ngefitnah aku ini-itu, terbukti kan kalo dia cuma membolak-balikkan fakta? But, yeah, we can't say that my problem have done. 4. Mama bilang, aku boleh tidur sendiri di kamarku yang sekarang :) bahkan Mama dengan sukarela bakal pindah ke kamar kosong satunya. Yippeeeee! 5. Berita basi sih, tapi mid semester udah selesai dan ulangan umum is coming soon on the 17th of December. Aigoo apa aku bakal siap? -,- 6. Aku kecanduan Soshified! Haha :D kalo ada SONE yang mau aku bikinin avi atau siggy, silakan komen atau kasih tau aku lewat chatbox yeah :) 7. I'm doing screencaps for HD music videos! Proyek pertamaku adalah MV-nya 4Minute yang 'Muzik', dan MV-nya f(x) yang LA chA tA (maap kalo tulisannya salah). 8. Aku nggak cuma cinta sama SNSD, tapi juga sama f(x)! My fave members in f(x) are Sulli and Krystal ^^ 9. Setiap hari, selama koneksi ga ngadat, aku selalu nyempetin diri buat ngevote SNSD di MelOn Music Awards :) Semoga mereka bisa ngeborong banyak awards :D 10. Pameran kakak-kakak kelas 9 bakal diselenggarain dalam waktu 2 hari di sekolahku! Horeeee :D Jadi inget waktu aku masih sekolah di Spenyk dulu. Kelas yang paling berkesan di hatiku itu kelas 9A. Aku masih inget betapa menariknya tema 'traffic' mereka :) Bahkan ada 'lampu lalu lintas'nya loh ;)
Dan masih banyak lagi, tapi yang paling hot kayaknya baru itu deh. Nanti kalo aku inget lagi, aku bakal ngasih tau kalian deh, fellas :D Hmmm kayaknya cukup sekian dulu deh, hehe. Kalo mau terus ngikutin perkembangan Nona, fellas bisa follow aku di Twitter. Dijamin bakal kufollow back deh! Klik DISINI buat ngefollow aku ;)
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Fun, Just babbling, Life, Nostalgia, Updaties
miss you fellas :D
Sorry for the incidentally-hiatus! Akhirnya aku bisa ngupdate nih blog ^0^v Maaf banget yaaaa pals :'( khususnya buat yang belom kubales chattiesnya. Okeee, I'm going to tell you about what happened to me on the last week ;)
Hari Minggu kemarin, aku pergi bareng Ina. Sekitar jam satu siang, kami berangkat dari rumahku ke Plaza Mulia (setelah Ina ngejemput aku). Di sana, kami muter-muter nggak jelas dulu. Setelah ngerasa laper, akhirnya kami mampir ke A&W dan makan sepuasnya. Well, lebih tepatnya sampe aku kekenyangan. Akhirnya kami muter-muter lagi (nggak banyak yang bisa dilihat karena PM belom 100% jadi) dan kami putuskan buat mampir ke 61.
Lumayanlah, 61 bisa nyegerin kami lagi :D Rasanya hati jadi kinclong lagi abis ngeliat baju-baju lucu bertebaran. Nggak lupa kami ngelakuin tradisi perempuan kalo lagi mampir ke toko baju; fitting! Hmmm, lebih tepatnya sih bukan fitting baju, tapi foto-foto di dalem fitting room. Okay, it was embarassing but it was FUN too! :3 Dan yang jelas, kami ngebuat video di dalem tuh fitting room (I'm going to upload it in my facebook account).
Setelah puas menguasai fitting room sekitar kurang lebih 45 menit, kami melenggang ke J.Co. Aku pesen froyo dengan topping cha-cha, honey star, dan kacang almond. Ina pesen froyo bertopping buah-buahan plus satu hot chocolate. Lagi-lagi kami foto-foto + bikin video. Terus, habis selesai makan, kami berencana pergi ke SCP (Samarinda Central Plaza), but unfortunately Ina nggak bawa duit cukup, jadi kami mampir sebentar di rumahnya buat ngambil dompet.
Begitu sampe di SCP, kami langsung cuci mata di Stroberi. Sebagai tanda mata abis jalan-jalan, kami pengen beli sesuatu yang kembar gitu... cuma mahal. Barang-barang yang menarik hati kami adalah:
- Strap handphone kembaran dengan inisial 'T' (Tiffany) buat Nona, dan inisial 'S' (Sunny) buat Ina. - Strap handphone beda model dengan inisial 'T' (Teru) buat Nona, dan inisial 'H' (Hinata) buat Ina. - Gelang perak dengan liontin bulan, bintang, dan awan :3
The last one bener-bener menggugah hati, tapi harganya lumayan mahal. Jadi butuh waktu satu jam lebih buat mutusin barang apa yang mau kami beli. And the chosen one is... the silver bracelet. Hoooooraaay! :D
Okay, karena udah seminggu lebih, aku jadi lupa rute toko apa aja yang kami datengin. Pokoknya, kami ada nongkrong di Karisma (toko buku) lama bangeeeet, dan ngopi-ngopi di Frozen. Ina pesen pancake choco-vanilla, aku pesen pancake yang ada sausage-cheese. Nyumm!
Finally, kami pulang jam 10 malem (WOW) dan aku sampe di rumah jam setengah 11. Hmm... that was an unforgettable adventure :) I'd like to say 'THANKS!' to my bestie, Ina, once again :D
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Food, Friends, Fun, Just babbling, Life, Nostalgia, Updaties
triangle
Almost forget. Just like what I said, I'll post some of my photos that I took around Dhea's house with my friends. Why do I call this post with 'Triangle' name? Because... I only post 3 photos here. We took a lot of photos and I think I only need to post some of them. Enjoy them ;)
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Fun, Just babbling, My Creations, Nostalgia, Obsessions, Photo
my photo session :)
(PS : I had to publish this post yesterday but I couldn't do it because I must off to the bed, so I posted it today :D)
Sorry for the late replieees! I was busy these days, and I didn't have much time for blogging. And my internet connection on home is quite error, and it makes me--you know--kinda lazy for blogging. But I'm going to reply your comments, don't worry :)
What did I do today? Wow, today was an amazing day for me! I took a photo session! Well then, not a 'real' photo session, I mean. My picture was captured by my friend, and even I took some poses. Hehehe.
Today I went to Dhea's house. At first, we planned to watch a movie on a cinema, but for some reasons, one of my friend--Ilham, was cancelled it. So, we went to Dhea's house--only for take some photos. Yay!
Yuda was being the photographer. He doesn't join any photography classes or photography courses, but I think he's so good. He's talented, for me ;) Sometimes Dhea was being the photographer in Yuda's place, and her result was good too. And me?
Oh, come on. You know I can't take a good photo, hehe.
I was being the model, with Shania and Ilham. Dhea did the model's role more than the photographer's role, even though she wants to be a photographer. I captured some photos with my mobile phone secretly, and I think nobody knew about it haha. But do you know what? At first, we used Dhea's digital camera. But after that, we used my mobile phone because they thought my mobile phone's result was better. Oh I was glad to hear that :D
We did the photo session around Dhea's house. There were a lot of good places around her house and we were soooooo glad! The places made our photo amazing! And I was so happy when my friends said that I had a lot of good poses. Oh, thanks so much for you all, fashion bloggers! Because I used your poses, hehe :D
Well then, I'm kinda speechless now, haha. So I think, I should end this post ;) See you tomorrow! :D
Love, LadyLo
P.S: I made a tribal-batik-dress myself! Hehe. Well, that was my first 50%-DIY-creation. I made it from a loose skirt and I love it soooo much! I wore it on the photo session and my friends said it was a cute dress! I'll tell you how to make the dress, as soon as I can. With the photos, too! Just wait for it ;)
Label: About me, Daily story, Friends, Just babbling, My Creations, Nostalgia, Schedule
becoming a shopaholic just for one day and my testimonial
Finally I'm coming back! Huwaaah, hari ini aku capek banget. Kayak yang aku tulis di postingan sebelumnya, hari ini aku berburu baju lebaran lagi bareng Mama. And guess what? Aku jadi shopaholic hari ini. Bayangin, kami keliling Samarinda selama setengah hari demi berburu baju lebaran! Ckckck.
Unfortunately, we didn't get what we wanted.
Yap, ternyata tetep susah nyari tunik yang cocok walau udah ngubrek-ngubrek berbagai macam mall dan berbagai macam toko. Hadeh! Finally, aku beli... duh, apa ya namanya? Bahannya sih kayak kemeja gituu... dan warnanya ijo. Ijo kusam. Ijo agak tua. I love that! Modelnya lucu. Bisa dipake buat jalan-jalan juga, hehehehe.
Buat celana, akhirnya aku beli skinny jeans (my first skinny jeans, LOL) warna item. Skinny jeans which is disebut-sebut sebagai "celana botol" disini. Waktu pertama kali denger kata "celana botol" sempet bingung juga gimana bentuknya, secara selama ini aku cuma tau kata "skinny jeans" atau "celana pensil". Dan akhirnya aku cuma bisa ber-ooooh ria waktu ngeliat gimana bentuk sebenernya dari si "celana botol" itu.
"Ternyata yang dimaksud celana botol tuh skinny jeans tooooh...." gitu deh yang aku pikirin pertama kali.
Hm? Sepatu? Aku pilih sendal bertali warna ijo. Aku juga dibeliin bangle ijo emerald sama Mama. Love that too! Oh iya, taun ini aku nggak pake jilbab. Aku pake selendang! Hehehehe. Aku suka banget sama selendangnya. Warnanya ungu-ijo. Yay!
Well, I'll take a pic with those clothes kalo udah Lebaran. Hehehehe. Dan yang pasti bakal aku upload beberapa disini ;) Waaah, can't wait the biggest day in this month! Kayaknya aku bakal ngasih judul "Unbranded still happy". Hehehehe, iyaa khusus taun ini emang nggak pilih yang unbranded :p Wekekekek.
Oh iya, terinspirasi dari banyak postingan dan notes temen-temen, aku putusin buat bikin a little testimonial about my past here! Semoga kalian nggak bosen bacanya yaaa hehehe.
People that I'm missing soooo much :D :
Jaman TK : - Muti yang as far as I remember, rambutnya selalu dikuncir dua - Bella yang as far as I remember, berpipi chubby dan kamarnya keren banget buat ukuran anak TK :D - Dita which is sooo smart! - Rama yang tetep jadi temen berantemku - Ivan yang aku inget banget waktu pembagian trophy kelulusan TK sangat narsis hehehe. - Ocha yang as far as I remember adalah musuh anak-anak TK--including me - Dinda dan Icha (kalo nggak salah) yang entah kenapa selalu ngerebutin aku *narsis mode on* - and others.
Jaman SD : - Muti, Bella, Dita yang masih satu SD sama aku (waktu aku di Kentungan) - Nadine dan geng kecilku waktu kelas satu SD, hehehe - Hanzala dan dua lagi lupa namanya :p ~ oke, cukup itu di SD Kentungan karena aku udah lupaa banget - Alya, my bestie in SD 3 Barongan - Geng kecilku waktu kelas dua SD *lol* - Karis and his friends yang seingetku selalu jadi temen berantemku ~ itu aja yaa yang di SD 3 Barongan, lupaaa! Lanjut ke my best ES~
- Puti, my BFF :) - Icha, si jago gambar yang unfortunately pindah ke Pontianak waktu kelas lima - Balqiz, yang sampai sekarang masih kuanggep berwajah ayuuuu - Fifi, campuran antara lucu-iseng-nakal yang loyal banget sama Pi-eN (Puti-Nona) dan Tweety (Balqiz-Fifi-Nuri) - Nuri, yang rambutnya selalu aku kagumin dan yang paling sabar ngadepin kejahilan Fifi ------gals I love you so much!------ - Adam AKA Noerma yang adzannya keren banget *shock* - Donny and his brother yang (entah kenapa) disebut-sebut sebagai playboy di Nglempong - Zaki yang selalu jadi bahan ejekanku di klub drama, dan diperebutkan ibu-ibu wali murid di Nglempong - Dipta dll yang nggak kalah gokil ;) - Levi, pujaan para cowok di Nglempong - Vivi, Dewi, Dewi Pus, semua Annisa (ada 3-4 anak yang namanya Annisa gitu lho) terutama Nisa Mutiara Sani--temen pulangku, dan semua anak cewek di kelas 6a-6b - Guru-guru yang nggak pernah terlupakan, such as Pak Agus yang sangat berperan dalam pengalamanku ikut lomba ini-itu, Bu Sri--wali kelas terbaik di 6b, Pak Yanto yang sangaaat loyal, Pak Jum yang inosen dan baek hati, dll :D Thanks so much for everything that you gave to me :') - Junior-junior baek hati yang manis-manis - Senior yang sebenernya nggak kuinget mukanya, kecuali mbak 'itu' yang namanya aja aku lupa ~ hey, selama aku sekolah di tiga SD yang berbeda, SDN Nglempong is the best school ever! Selamat buat akreditasi A dan gedungnya yang keren banget! ;) - Temen-temen bimbel di Primagama dan SSC, terutama SSC, such as Lia, Bibi, Gista, Putri, Swandika, dan buanyaaak lagi - Temen-temen ELTI, such as Shelma dan Nadya :)
Jaman SMP : - Bodrex (Rania, Sari, Estu, Salwa, Yayas, Nurul, Sintya, Milade, Anis, Elly, AKU!), the best cliques ever! - Cho, yang selalu jadi temen curhatku - Fara, (katanya) si lemot tapi sangat useful di OSIS. Hahahaha kangen aku denger ketawanya :) - Donna si ibu OSIS (tukang bersih-bersih ruang OSIS) dan sangat telaten jadi sekretaris - Odi, si mupeng nomer satu di OSIS (sampe sekarang aku masih takjub banget dia bisa jadi anak 8 inti OSIS) - Danang alias Dudull, which is 'punya' bandara sendiri di kepalanya *lol* - Mas Akhyar dan Mbak Riye, yang dengan sabar mau jadi wakil saya, hehehe :D - Semua anak OSIS ! - Semua anak '011, dari kelas A sampe kelas F - Mas-mas dan mbak-mbak yang dengan sabar mau ngajarin aku jadi ketum OSIS (walau dengan binalnya kutinggal kabur ke Samarinda ><) - Semua orang yang pro dan kontra dengan terpilihnya aku jadi ketum OSIS :') - Semua fansku (baca: orang yang PERNAH naksir aku :p) *narsis mode on* di Spenyk. Sorry guys :p - Semua guru Spenyk--termasuk guru-guru ekskulnya, bahkan Pak Surip sekalipun!--such as, Bu Yeti yang sangat berperan dalam karir jurnalistikku, hehehehe (thanks Bu buat semua seminarnya), Bu Mus wali kelas tercinta dari kelas 7b-8b, Pak Agustinus yang sangat baik hati ngedukung minat sastraku, semua guru yang udah ngedukung kesukaanku sama bahasa Indonesia dan bahasa Inggris--termasuk Bu Erna, dll - Temen-temen ELTI yang sangat gokil dan nggak pernah bikin aku bosen masuk ELTI, such as Tia (thanks for becoming my best pal in class!), kru ZNC--Avi, Astri, Salsa, Ulin, dll, anak-anak cowok yang pasif banget, pokoknya semua deh! - Temen-temen rekaman di BPMR yang sangat asik dan bikin proses rekaman jadi nggak hambar--such as Yoga (temen rekaman sejati karena jadwal rekaman kami selalu sama), Magis (temen rekaman baru sih), Fitri, dll. Keep up the good work, guys! :D - Semua kru rekaman, mulai dari sutradara sampe soundmannya. Miss you :) - Temen-temenku dari semua seminar yang pernah aku ikutin, terutama Bella dan Sarah yang udah jadi sosok kakakku selama 3 hari - Junior-senior di Spenyk yang baeeeeek dan asiiiik >< - Dan masih banyak lagi yang belom kusebutin. Takut meledak blognya, hehehehe LOL (oke, saya jayus, so what?).
Ya ampun, aku baru sadar kalo sekarang aku udah SMP!
Well, I miss you so much guys! Tunggu sampe aku balik lagi ke Jogja ya :)
P.S: Aku masih sakit nih! Sekarang pileknya semakin menjadi-jadi. Huuuuuuh.... wish me get better soon ya :)
Label: About me, Daily story, Friends, Just babbling, Nostalgia
Older Post
the lady

Nona Soedhowo. 17. Indonesian. A pudding enthusiast by day, a space wanderer by night. A cynic, and yet can't stop believing in Peter Pan and the Neverland. Currently finding for her own way to The Hodge 301 Cluster - her very own pink cluster.
cool people

Ale | Cho | Nabila | Ninda |
Puti | Rania | Ratna | Sindy | Tan
octopuses united

designer
Templates: Hafni
Base Code: Caca
Editor: Nona Soedhowo
parents, family, and the sims
Orang tua adalah harga yang tak dapat ditawar, harta yang tak tertukar.
Kenapa tiba-tiba aku ngomong ginian? Well, simply just because I saw many tweets in my timeline. Isi tweetsnya? Beberapa orang temenku yang mengutuk orang tua mereka sendiri. Oke, mengutuk sounds a lil bit scary--walaupun kenyataannya emang ngeri. Lebih tepatnya, mereka memaki orang tua mereka sendiri.
Bukan memaki dengan kata-kata, "Orang tua gue ngeselin banget! Kerjaannya ngatur mulu!" ya. Tapi memaki dalam contoh... "Bokap nyokap gue jancok banget! Bangsat!" dan lain sebagainya yang bisa kalian bayangin sendiri.
Memang, bisa dibilang aku nggak ngerti permasalahan apa yang mereka hadapin; apa yang orang tua mereka lakuin ke mereka, apa yang mereka rasain, apa yang terjadi, dan lain sebagainya. Aku bukannya ikut campur--you could call me like that kalo sampe aku ngemention si pembuat-harsh-tweet-ini dan nasihatin dia ini-itu sementara aku sendiri nggak tau masalahnya apa. Mari kita sebut aku lagi.... ngasih komentar. Dari kacamata penonton.
Sebenernya sayang banget, mereka-mereka (yang ngebuat harsh tweets ini) sampe ngucapin hal sedemikian rupa. Walaupun kasar, mungkin kata-kata semacam "orang tuaku rese banget!" atau "asli kesel banget diceramahin ini-itu mulu!" mungkin lebih ditolerir daripada kata-kata semengerikan itu. Karena... gimana pun juga... mereka itu orang tua kita.
Call me naive. Dan mungkin kata-kata ini udah klise. Banget. Tapi itulah kenyataan. Ada hal-hal yang nggak bisa kita pertanyakan di dunia ini. Ada hal-hal yang memang nggak logis di dunia ini. Ada hal-hal yang nggak bisa kita tentang di dunia ini. Memang begitulah kodratnya. Seorang anak, sampai kapan pun juga, nggak akan pernah bisa memiliki derajat di atas orang tuanya. Which means, sampai kiamat pun, kita nggak akan pernah bisa memiliki alasan yang cukup untuk membuat kita diizinkan memaki orang tua kita.
Sekilas memang rasanya nggak adil. Disaat orang tua kita, mungkin, bisa memaki kita. Disaat orang tua kita, mungkin, sangat menyakiti hati kita. Tapi itulah dunia, kan? Apa yang bisa kita lakukan sebagai seorang anak hanya menerima, nggak lebih. Itulah hak seorang anak. Menerima.
Protes, oke lah. Kritik, boleh lah. Tapi memaki? Apalagi sampe mengeluarkan kata-kata semacam "jancok", "anjing", "bangsat", dan lain sebagainya ke orang tua kita sendiri?
Jangan lupa, kita bukannya sedang berbicara dengan teman kita, loh.
Orang-orang banyak lupa. Katanya, kita nggak boleh terlalu sering membandingkan diri kita dengan orang lain. Tapi bukannya berarti membandingkan diri dengan orang lain itu selalu membawa kejelekan, kan?
In this case... mari bandingkan diri sendiri dengan orang-orang yang nggak bisa tinggal bareng kedua orang tuanya. Atau nggak bisa tinggal dengan keluarga lengkapnya. Those people--who cursed on their parents--live with their parents. Their family. Padahal ada banyak orang-orang di luar sana, yang berharap mati-matian bisa tinggal dengan orang tuanya. Lengkap. Ada orang-orang yang berharap keluarga mereka nggak tercerai-berai. Ada orang-orang yang berharap bisa memutar ulang waktu cuma biar bisa kumpul sama kedua orang tuanya.
Like me.
Aku lagi berada dalam kondisi semacam ini; kondisi dimana kamu bener-bener ngerasa shock. Ibarat abis ngelaluin satu perjalanan, kamu lagi jetlag. Bingung dengan keadaan yang sedang kamu alami. Saking drastisnya perubahan yang kamu miliki, kamu jadi blank. Dan klimaksnya adalah ketika kamu bertanya:
Apakah benar, kalo aku pernah hidup dimasa lalu? Kok, rasanya aku cuma hidup dimasa ini? Kok, rasanya aku baru ngerasa hidup sekarang? Dimana kenangan-kenangan yang dulu aku alamin? Apakah benar semua kenangan itu pernah aku alamin?
That's it.
To be honest, I miss my dad so much. Aku kangen saat-saat aku, Mama, dan Papa ngumpul bareng. Saat-saat kami kumpul di depan tv dan makan malam bareng. I didn't mind about the menu. Mau itu pizza yang kami take-away, atau ikan bandeng presto yang Mama beli di warung, I didn't even care about it. Yang aku peduliin adalah detik-detik dimana kami ngumpul bareng. Saat-saat dimana kami ngobrol di depan tv, ngebahas semua hal yang ada. Mulai dari yang penting, sampe yang nggak worth it buat dibicarain sekalipun. I miss those moments.
Aku bahkan kangen dimarahin papaku. Saat-saat dimana aku dapet nilai-nilai jelek dan Papa marahin aku. Dan pasti Mama ngebelain aku. Saat-saat dimana aku dituntut untuk dapet banyak nilai 9. I didn't mind about that. Karena dulu--dan sekarang pun--aku hidup untuk orang tuaku. Kupikir, kalo nilaiku bagus, orang tuaku bakal bahagia. Bakal bangga sama aku. Makanya aku berusaha keras biar bisa mencapai itu semua.
Soalnya, salah satu impianku itu bisa bikin orang tuaku bahagia dan bangga sama aku. Sehingga mereka bisa ngomong ke semua orang, "Ini loh Nona, anakku."
Mungkin kamu pikir ini impian klise banget lah, bullshit lah, sok anak baiklah, or whatever it is. Tapi itulah kenyataan. I hate being naive. Atau klise. Tapi terkadang memang ada saatnya dimana kita jadi naif dan klise. Inilah saat yang tepat buatku.
Intinya, aku kangen semua saat-saat yang pernah kulaluin itu. Setiap detail terkecilnya. Setiap detiknya. Aku kangen semua itu. Dan jujur, aku ngiri sama mereka semua yang bisa ngedapetin apa yang aku paling pengenin saat ini. Tapi mereka malah nyia-nyiain semua itu. Bahkan, mereka ngebuang jauh-jauh kesempatan itu.
Dalam artian, mencaci maki orang tua mereka.
Orang tua yang ada di sana untuk mereka.
Jadi... buat kalian semua yang ngebaca ini... terutama bagi yang kesel banget sama orang tua masing-masing. Bersyukurlah. Seenggaknya kalian masih bisa ngumpul, lengkap, komplit bareng kedua orang tua kalian. Ada orang-orang di luar sana yang pengen ngumpul sama orang tuanya tapi nggak bisa atau susah. Ada orang-orang yang ngiri sama kalian.
Inget, hidup ini nggak semudah game. Nggak segampang The Sims. Oke, sebenernya The Sims itu sulit dan rumit sih. Sims-ku pernah selingkuh sama suami orang dan dia udah punya anak, mendadak dia dan keluarganya jatuh miskin and all. Tapi, kalo main The Sims, kita masih bisa melarikan diri dari kenyataan dan masalah yang ada. Kita bisa tinggal mainin family yang lain, atau ngedelete family yang bermasalah itu.
Tapi kehidupan nyata berbeda. Kita nggak bisa lari. Kita cuma bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah yang ada. Dan mencaci-maki itu termasuk upaya melarikan diri.
Hidup jauh lebih sulit dan rumit daripada The Sims.
Dan aku bukannya ngomong tanpa pengalaman.
Jadi, mari kita bersama-sama menghadapi dunia ini... menjalani hidup, menghadapi, dan menyelesaikan masalah yang ada. Karena hidup dan masalah itu selalu berdampingan. Yang menentukan adalah diri kita sendiri; bisa, atau nggak. Kuat, atau lemah. That's it :)
Mulai sekarang, ayo kita berjuang bareng! And happy new year 2011 too! Fighting! :D
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Family, Just babbling, Life, Love, Nostalgia, Opinion, Problem, Renungan
when the school makes me frustated
Do I hate school?
Nah-nah, I don't. Yah, bukan berarti aku tipikal nerd yang hobi banget dateng ke sekolah sih. Nggak. Aku masih normal kok. I hate homeworks, exams, and scary teachers. Aku juga punya banyak antis di sekolah, dan hal itu jelas bikin aku cukup males buat masuk sekolah. Tapi aku punya temen dan hal-hal asyik yang kudu diselesaiin di sekolah. Makanya aku masih ada sedikit "rasa" sama sekolah. LOL.
Terus kenapa sekolah berhasil bikin aku kelimpungan dan galau selama sebulan terakhir ini? Well, I'm worried. Karena aku udah kelas 9--which means I'm officially a senior in my school now--dan bakal menempuh ujian dalam waktu kurang dari 8 bulan, aku khawatir. Bener-bener khawatir.
Karena aku tipe orang yang mencintai nilai tinggi, atau hasil bagus dengan nilai membanggakan, atau hasil menyenangkan dengan ranking bagus, atau hasil bagus, nilai bagus, ranking bagus, whatever you called it, aku khawatir.
Sangat khawatir.
Jujur aja aku jadi pesimis tingkat tinggi setelah tahu NEM terendah di Padmanaba--SMAN 3 Yogyakarta--yang nggak lain nggak bukan adalah sekolah incaranku in case aku masih sekolah di Yogyakarta adalah, ugh, 37 koma sekian.....
Aku khawatir.
Apakah aku bisa ngedapetin NEM minimal 37,50 walaupun aku sekolah di Samarinda? Apakah aku bisa tetep mempertahankan NEM-ku dulu, walaupun aku udah nggak di Yogyakarta? Apakah aku bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik di sini? Apakah aku bisa menyamai nilai temen-temen di Yogya? Apakah aku BISA?
Dan berbagai pertanyaan galau khas anak labil lainnya.
Oke, orang-orang bisa mengeluarkan saran-saran yang cocok masuk di buku pelajaran Bahasa Indonesia, such as "Dimana pun kamu bersekolah, asalkan kamu rajin, kamu pasti bisa!" atau "Yang penting kamu berusaha, tinggal berserah diri aja!". Kembali ke realita, faktanya adalah, tempat--lokasi, lingkungan, dan suasana sekitar kita sangat berpengaruh dalam menghadapi ujian.
Admit it, deh! Mau bukti? Bukannnya aku ngeremehin daerah luar Yogyakarta, Jawa, atau manapun juga loh ya. Tapi kenyataannya, berdasarkan pengalamanku nanya sama orang-orang, perbedaan NEM murid-murid di sana dan di sini memang jauh sekali.
Sekali lagi, bukannya aku ngeremehin. Bold those words.
Dan inilah aku. Remaja berumur 14 tahun yang lagi galau dan berada di puncak kelabilannya. Aku bener-bener berharap bisa dapet NEM minimal 37,50 walaupun aku sekolah di sini. Aku bakal berusaha dengan keras, walaupun harus ngulang kejadian kurang-lebih 2 tahun yang lalu (ikut kelas remidial waktu liburan semester, nangis-nangis karena harus belajar keras tiap hari, putus asa karena jadwal belajar yang mengikat, stres tingkat tinggi, gugup, dsb). Mungkin agak impossible, sih. Tapi dulu aku berhasil ngedapetin NEM yang, yah, pasaran sih di Yogya. Cukup susah nyari sekolah. Tapi aku berhasil ngedapetinnya walaupun aku sekolah di desa yang terpelosok. Sekarang, kenapa aku nggak bisa?
Aku masih seorang Nona Soedhowo, kok. Orang yang sama dengan anak kecil diwaktu 2 tahun yang lalu. Kenapa aku nggak bisa? Aku pasti bisa. Aku harus bisa.
Oke, please abaikan 2 paragraf di atas. Aku lagi nyoba menghibur diri sendiri waktu nulis dua paragraf tersebut. Faktanya adalah :
AKU GUGUP! AKU TAKUT!
Jadi gimana dong nih, Octopuses?? Got some advices for me? Bisa membesarkan hatiku? Pleaseeeeeeee, I really need your support right now! I beg you :(
I should stop writing this post. Kelabilan lebih mendominasi entry ini daripada keresahanku. Sekali lagi, tolong bantuin aku ya, Octopuses :'(
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Just babbling, Life, Nostalgia, Obsessions, Problem, School
I'm here! :)
Yeah, I'm back! And yup, I've changed my blog's layout :) I know a lot of people use this layout, but I can't handle it lol, I still want this layout as my blog's layout! I haven't done a lot of things... still need to change the icons, relink all of you, add some songs, and of course reply your chatties. Well, wish me luck for doing these things, okay? ;)
Anyway, it's official! I've made an Indonesian forum for SunFany, and it's here~
www.2Nyted.ipbfree.com
Yup... I know, it's bad and too plain. But the good news is, we're currently finding for tech admins and graphic designers! Interested? Then go for it :D
Huff... belakangan ini tenagaku bener-bener terkuras. Baru aja selesai ngerjain mid tes, eh aku malah disuruh dimintain tolong sama guruku buat jadi pager ayu nikahan anaknya. Well, since I didn't have any schedules, I accepted it lol :)
 Silly huh? Ribet sih, karena harus bangun pagi-pagi dan berangkat subuh dari rumah. But it was awesome, though. Ada saat-saat dimana rambutku jadi kayak pohon waktu disasak, ada awkward moments waktu aku baru ketemu sama Puput dan Dini (karena sebelumnya aku ga kenal mereka), ada saat-saat dimana aku ketiduran gara-gara ngantuk banget, ada saat-saat dimana aku dituduh mojok sama Rizal gara-gara aku duduk berduaan sama dia (please, dia lagi main Snakes di hapeku dan aku lagi ketiduran waktu itu -,-), ada saat-saat memalukan waktu ngedenger Anom nyanyi, ada saat-saat pengen nimpuk muka Erwin sama Gugun pake heels (hehehe peaceeee), ada saat-saat rasanya pengen pingsan waktu diajarin 'cara jalan yang baik' dan terpaksa menderita gara-gara harus berdiri lama (dengan HEELS), dan ada banyak momen-momen yang ga terlupakan hingga detik ini :) (ku-cut demi alasan biar kenangan-kenangan itu jadi our very own memories hehe) I love you guys!
Bisa dibilang kami stay dari jam 6 pagi sampe jam 3 sore. Jam 3 sore acaranya udah selesai dan kami balik ke rumah guru kami. Di sana, rumah nya Bu Guru berasa jadi rumah kami sendiri huahahaha. Puput, Gugun, sama Erwin udah pulang duluan, jadi nyisa aku, Tya, Anom, Rizal, sama Dini. Anom sama Rizal mah enak aja, tinggal buka sana buka sini selesai deh. Lah kalo kami, para cewek? Harus lepas jarik lah, kebaya lah, konde lah, dan sebagainya!
Baru aja selesai ganti baju, konde Tya langsung dilepas paksa dengan naasnya oleh si Rizal. Nggak lama kemudian, Anom ikutan ngelepasin sanggulnya Tya. Begitu selesai sanggul Tya dilepas, sanggulnya Dini jadi incaran mereka yang selanjutnya. Awalnya aku nggak mau ngelepas sanggulku, takut ketawan betapa berantakannya rambutku. Tapi... akhirnya aku tergoda juga buat ngelepas sanggulku. Alhasil, sanggulku dilepas oleh warga sekampung hahaha (baca : Tya, Anom, Rizal, Dini, Bella). Percaya atau nggak, Rizal yang banyak disukain cewek itu adalah yang paling telaten dalam hal ngelepasin konde!
Okay, selesai ganti baju dan lepas konde, kami semua tiduran di atas lantai sambil ngadem depan kipas angin. Berhubung lantainya luas, otomatis pose kami jadi nggak beraturan. Yang pasti, urutan awal posisi kami itu (dari kiri ke kanan) : Rizal-aku-Dini-Anom-Tya. Berhubung Puput tiba-tiba nelpon dan kondisi memaksaku buat ngambil hape di tas (halah), urutannya berubah lagi jadi Rizal-Dini-aku-Tya-Anom. Posisi yang ini better karena berarti di kanan-kiriku itu cewek hehehe.
Nah, bagian-bagian selanjutnya mending kuskip aja yaaaaa hehehe :D Bisa dibilang aku lagi males ngetik kekeke :p yang pasti, kesibukanku belakangan ini adalah :
1. Aku jadi moderator di divAS aka www.divadetention.com :D yup, salah satu forum internasionalnya After School ;) please join yaaaaa... dan nicknameku di sana itu "tiffanytiffyn" ;) jangan lupa sapa aku, okay? Hehehe 2. Ngurusin 2Nyted pastinya. Alamatnya : www.2Nyted.ipbfree.com 3. Aku berkolaborasi sama my beloved oppa, Aldi, buat bikin fanfic yang berjudul Love Constellation. Fanfic ini sangat istimewa buat aku, karena ini pertama kalinya aku berkolaborasi sama seseorang buat bikin suatu fanfic, dan juga fanfic ini cukup unik karena ditulis dari dua POV (Point of View) yang berbeda, yaitu dari POV cewek dan POV cowok :) 4. Semi hiatus on Soshindo, semi hiatus on Twitter, already on hiatus di Soshified. gonna miss you all, guys! divAS butuh dirawat ASAP hehehe :D 5. Tiffyn (aku sama Ina) pengen tampil di perpisahan nanti, pastinya ngecover beberapa lagu kpop dong... (most likely sih lagu-lagunya SNSD) :D
Well, itu dulu deh buat postingan kali ini hehehe. Tenang Octopuses, aku bakal berusaha kembali sering blogging kok ;) Kekekeke
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Friends, Fun, Just babbling, Nostalgia, Schedule, Somethin' about my blog, Updaties
addicted too much?
Finally I can update this bloggie again, Octopuses! Sorry for seldom updating... I was trapped in a boredom situation, and I was too lazy to type some words here, lol. But now, I'm back! (I hope so, lol)
Okay, jadi apa aja yang udah terjadi sama aku belakangan ini? Well, not too much. And nothing special. Aku sendiri udah lupa ada kejadian apa aja, hehe.
Oh iya, yang terbaru adalah : I'll take a photoshoot session with my bestie, Ina. And the photographer will be our talented classmate, Yuda. What was the reason behind this plan? Well, aku sama Ina punya ide gila.
Jadi, kami sering banget ngecover lagu-lagu kpop. Baik itu dari SNSD, f(x), After School, atau bahkan Super Junior. Then, one day Ina revealed her adorable random thought;
"Kenapa kita ga bikin album kompilasi lagu-lagu coveran kita?"
So, here we go. Kami berencana buat bikin sebuah album kompilasi yang isinya hasil coveran kami. Our voices might not as good as those singers, but we do this just for fun. And of course we won't sell the album (aku ga mau deh kena tuduh plagiarism cuma gara-gara ngejual album yang isinya lagu-lagu orang lain, lol).
Nah, buat bikin album ini, rencananya kami bakal rekaman di suatu tempat (masih dirahasiain lol) dan kami berniat buat masukkin beberapa foto ke albumnya. Nah, makanya Insya Allah (semoga jadi) besok kami bakal hunting foto di rumahnya Ina yang notabene selalu punya objek bagus buat dijadiin background. Kami bakal cabut ke rumah Ina begitu pulang sekolah.
Okay... that's it. See? Simpel abis kan?
Terus apalagi ya? Oh iya, alesan kenapa aku ga pernah lagi ngeupdate blog ini. Well, alesanku ga bagus-bagus amat sih :p
1. Males ngetik, entah kenapa. Semangat cuma dateng kalo lagi nulis fanfic TT___TT 2. Too addicted with kpop, especially SNSD. 3. Sibuk 'menjelajah' di Twitter dan forum :)
Oh, almost forget! Aku sama Ina lagi ngerjain salah satu secret project kami; yaitu ngebuat forum khusus SunFany shippers! It'll be called "2Nyted" anyway :) kalo udah jadi, aku bakal ngepost linknya disini :D
Anyway, I planned to change the title of my blog, since there's another blog that has a same title as mine. Do you have any suggestions for my blog's title? :) I'll make a poll for my blog's new title, and please participate in that poll! :D And I'm going to change the layout too. I think we need something colourful and bright here... lol ;)
Ah, I just can't wait for the photoshoot! Hope it'll be as success as we hope~
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Fun, Just babbling, Nostalgia, Somethin' about my blog, Updaties
waktunya rekoleksi soal blogku!
Oh I miss you so much, octopuses! Hmm... what should I say now? Ah, yeah. Even though I posted a new post here, that doesn't mean if my exam already over. Even it hasn't started yet! The big day is tomorrow, so I must study hard tonight. Ah, I'm so nervous! Wish me luck yaa octopuses :')
Okay, kali ini aku mau ngomongin soal... konsep blogku.
FYI, aku sering bingung soal konsep blogku. Banyak banget yang kupikirin soal konsep blogku, dan yang paling sering kupikirin adalah: gimana caraku menjabarkan apa yang pengen aku katakan disini. Misalnya...
Apa aku harus blogging dengan bahasa Inggris kayak Sabila Anata? Apa aku harus blogging dengan bahasa sehari-hari kayak Raditya Dika? Apa aku harus blogging dengan bahasa resmi kayak Nona Dita? Atau apa?
Jujur aja, aku sendiri nyadar kalau blogku masih belum terkonsep rapi. Makanya, octopuses bisa ngeliat banyak postinganku yang nggak 'satu konsep'. Misalnya, di postingan A aku berbahasa Inggris. Di postingan B aku berbahasa nyeleneh. Di postingan C aku berbahasa resmi. Di postingan D aku berbahasa nyampur (resmi, tapi juga ada nyelenehnya. Atau sebaliknya).
Aku bingung!
FYI, aku udah blogging dari kelas 5 SD (which means 3-4 tahun yang lalu) tapi baru-baru ini aja bikin blog lewat Blogger/Blogspot. Dan selama 4 tahunan blogging, ada banyak transisi yang aku alamin dalam dunia blogging.
Dulu aku sempet blogging dengan bahasa yang... yah, alay deh. Abis itu, karena aku addicted sama Bang Dika alias Raditya Dika, bahasa bloggingku sempet ketularan bahasanya. Bahkan bisa dibilang, caraku blogging mirip sama caranya deh! But lucky me, ada seorang sahabat yang ngingetin aku kalau bahasaku terlalu mirip sama bahasanya Raditya Dika. Walaupun aku udah enjoy banget dengan bahasa ala Bang Dika--dan bahkan banyak blogger yang muji kalau "blogku lucu", "blogku asik buat dibaca", "blogku bener-bener fun", dsb--aku tetep ngerasa risih setiap keinget kalau bahasaku sama kayak bahasa blogging orang lain.
I mean, aku ngerasa risih karena aku cukup 'mengopi' cara orang lagi blogging.
Sejak itu, aku berhenti make "bahasa Kambing"-nya Bang Dika *LOL* dan sampai sekarang aku masih bingung soal 'identitas blog'ku.
Di blog WordPressku, aku udah mengonsep bahasa blogku dengan bahasa resmi. And guess what? Pengunjung blog terbanyakku itu orang-orang dewasa. Jarang banget yang umurnya masih belasan tahun. Dan karena merasa nggak nyaman sama bahasaku yang terlalu resmi, akhirnya aku mutusin buat pake bahasa sehari-hari.
Dan sekarang? Aku masih juga nyari identitas blogku! Aaaah... rasanya blogging aja kok rumit banget ya? :D
Tapi belakangan ini aku sadar, kalau aku nggak perlu terburu-buru nyari identitas blogku. Aku berusaha buat nikmatin apa yang ada di jiwa bloggingku. Menurutku, selama kita jadi 'original' alias nggak ngopi gaya siapapun, blog kita bakal jadi blog yang baik kok. Lagian, bukannya cara kita blogging itu menjabarkan personality kita ya? Jadi, cara bloggingku yang gado-gado itu bener-bener mencerminkan sifatku yang abstrak itu, kan? *ngeles aja deh hehe*
Oh iya, waktu baca salah satu manga one-shot (lupa apa judulnya), aku jadi dapet kata-kata bagus deh:
"Kamu bukannya tidak menemukan identitas dirimu. Kamu hanya belum menemukannya. Jangan terburu-buru, karena suatu saat nanti kamu pasti akan menemukannya. Ini hanya masalah waktu."
Cieeeeeeh mantep dah haha :D
Oke deh, kayaknya cukup sampe situ dulu deh perenunganku soal dunia blogging. Dan hal yang lebih penting dari identitas bloggingku adalaaah:
as I said, besok aku udah ujiaaaaan! Wish me luck yah, octopuses! >< Nervous abis nih :)
Well then, see you soon ;)
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Just babbling, Nostalgia, Opinion, Problem, Renungan, Somethin' about my blog
giggles and... tears.
Hey pals! Ups, I mean... octopuses. Yup, started from today, I'm going to call you all "octopuses", not "pals" anymore! Hihi :) take it easy okay? ;)
Okay, maybe you're wondering the reason why did I choose that title for this post. Aku sendiri juga bingung kenapa milih judul itu. Well, mungkin karena dalam postingan kali ini bakal ada hal-hal yang menyenangkan, sekaligus menyedihkan buat aku. Then, let's start this post from the "giggles" side first! ^^
Belakangan ini aku nyadar, kalo ikutan mading di Spansa udah menciptakan berbagai kegilaan tersendiri buat aku. Di postingan sebelumnya aku udah cerita kan, kalo aku sampe kena banjir waktu ngurusin mading? Nah, lagi-lagi aku ngalamin kejadian yang buatku nggak terlupakan gara-gara ngurusin mading, hehe.
Jadi, kemaren (hari Sabtu) ada pengasapan di sekolahku. Biasalah, karena musim hujan, nyamuk-nyamuk semakin mengganas dan berkeliaran dimana-mana. Makanya sekolahku ngadain pengasapan besar-besaran. Terus, apakah kejadian yang nggak terlupakan itu?
Nah, kemaren aku mau nempelin mading sama Ina (belum sempet ditempel hehe). Harusnya kami berdua nempelin tuh mading bareng anak-anak mading yang lain. Tapi anak-anak kelas 8A pada latihan buat upacara Senin, sementara anak-anak kelas 8D... hmm, kemaren aku jarang ketemu sama anak-anak 8D. Jadi, karena aku sama Ina nggak ada kerjaan, kami putuskan buat masang mading saat itu juga (mumpung nggak ada pelajaran karena ada pengasapan).
Pas baru mau masang mading, kami berdua baru inget kalau... madingnya ada di kelas 8A!! Oh crap! Kami bisa aja sih ngambil tuh mading di kelas 8A, terus langsung masang madingnya. But, guess what? Kelas 8A baru aja diasapin sama petugas-petugasnya. I mean, 8A lagi diasapin sama para petugasnya.
Sebenernya, kalau mau dipikir ulang, kami bisa nunggu asap di kelas 8A hilang. Cuma, mengingat kelas kami, 8F, yang udah diasapin dari beberapa waktu yang lalu tapi asapnya belum hilang... kayaknya tuh mading bakal keburu lumutan kalau nggak diambil saat itu juga.
Nah, berbekal jaketnya Shera, aku sama Ina nekat naik ke kelas 8A yang ada di lantai dua. Biarpun nggak tahan sama asapnya yang bikin aku pusing, kami tetep naikkin tangga dengan sangat-amat-sangat pelan. Mau gimana lagi? Asapnya pekat banget! Kalau nggak hati-hati, kami bisa kepeleset.
Oke, kami berhasil sampai di lantai dua. Misi kami berikutnya adalah: masuk ke kelas 8A yang ada di ujung koridor. Great then, hahahaha, aku ketawa garing dalem hati.
"Nonaaaa, yakin nih kita mau lanjut?" Ina udah ragu buat ngelanjutin perjalanan jauh. Sebenernya aku juga males banget buat ngelanjutin perjalanan, secara asap pekat udah menuhin koridor, dan bikin aku pusing banget. Tapi, kayaknya kok nanggung banget buat nyerah ya? Makanya, kami putuskan buat tetep nekat.
Aku sama Ina mulai jalan pelan-pelan. Buset, koridor udah dipenuhin sama asap super pekat. Rasanya koridor gedung itu udah dipenuhin sama kabut-kabut di Persona 4. Eh iya, aku sama Ina berasa masuk ke dalem game Persona 4 deh! Hihi. Seru, seru!
Wah, seru bangeeeeet!, aku, yang emang adrenaline junkies, sempet-sempetnya kepikiran kayak gitu. Sok abis mikir tuh kejadian seru, padahal kepala udah pusing setengah mati, dan tenggorokan serasa kebakar.
Awalnya aku mikir seru, tapi lama kelamaan berasa horor juga. Gimana nggak? Kami ada di dalem koridor yang panjang, yang nggak ketawan "apa" yang ada di depan kami karena pekatnya asap. Apalagi cuma ada tiga orang di gedung ini; yaitu aku, Ina, sama satu anak laki-laki yang udah masuk lebih dulu dengan penuh semangat dan ninggalin kami jauh di belakang.
Dan, pas aku sama Ina sibuk nutupin hidung + mulut pake jaketnya Shera, tiba-tiba....
"HWAAAAAA!" anak laki-laki barusan teriak sambil lompat ke depan kami. Ckck, saking pekatnya asap, aku sama Ina nggak bisa ngeliat kalau dia sempet lari ke arah kami. Tiba-tiba aja dia lompat dari pekatnya asap dan berdiri di depan kami. Then, some minutes later, I saw his blushes. Yup, kayaknya dia salah ngira deh. Mungkin dia kira, aku sama Ina itu temen-temennya, terus dia ngagetin kami. Aku sama Ina langsung bertukar pandang, mikir betapa najisnya tuh cowok.
Berbekal rasa malu, tuh cowok langsung lari nurunin tangga. Great, kali ini kami bener-bener cuma berdua di gedung itu.
Setelah jalan beberapa lama, kepekatan asapnya berkurang sedikit, jadi kami bisa ngeliat jauh ke depan. Nobody, I mean, "nothing". Karena udah nggak tahan lagi dan mulai ngerasa sesak napas, kami langsung lari masuk ke kelas 8A.
Yeah, jendelanya kebuka!, cuma itu yang pertama kali kupikirin waktu masuk ke kelas 8A. Ina langsung ngecek lemari tempat dia nyimpen mading, sementara aku langsung lari ke arah jendela deket lemari barusan. As I said, jendelanya kebuka. Walaupun masih dikelilingin asap, tapi setidaknya masih ada sedikit udara seger dari tuh jendela. Makanya aku langsung ngecharge paru-paruku. Hmmm... rasanya pusingku berkurang gara-gara ngirup udara sedikit segar. Hehe.
"Ina, rasanya tenggorokanku panas deh," aku bilang gitu ke Ina yang udah ikutan ngejulurin kepalanya keluar lewat jendela. Kami berdua sama-sama ngecharge paru-paru.
"Iya, Ina juga," jawab Ina yang keliatan pucat. Kami berdua emang sama-sama lemah dibagian pernapasan sama pencernaan. Hiks.
Nah, selama ngecharge paru-paru, kami berdua ngobrolin soal betapa miripnya environment di gedung itu sama suasana di Persona 4. Ya ampun, kami berasa lagi masuk ke tuh game deh! Terus kami kembali ngobrolin soal game Persona 3 dan Persona 4 (heran, kok sempet-sempetnya ya ngomongin game ditengah kondisi kritis kayak gitu?). Dan akhirnya, kami mulai jalan keluar kelas sambil tetep ngomongin Persona's sequels.
Kami kembali jalan menyusuri koridor yang udah nggak terlalu pekat asapnya, dan kami mulai nurunin tangga. Dan, yeah, kami selamaaaaaaat!! Walaupun aku ngerasa pusing dan tenggorokanku berasa kebakar, setidaknya misi kami sukses! Hihi :) I think that was my unforgettable experience deh! ;)
Okay, that's the "giggles" side. Now, let's talk about the "tears" side.
I'm on my hiatus now! I'm going to have some tests on next week, so I won't update my blog until I've finished my tests. I'm gonna miss you so much, octopuses! ><>
By the way, I found these funny posts on Nguping Jakarta:
Memangnya telor salah apaaaa?
Pembeli cablak: "Mas nasi gorengnya satu, telornya digaplok yah!"
Didengar oleh orang yang bergegas melaporkan kekerasan yang terjadi saat proses memasak.
Setelah itu, bikin segi empat tiga sisi!
Pembina: "Ayo adek-adek, semuanya baris yang lurus membentuk lingkaran mengelilingi kakak!"
Tebet, didengar oleh seseorang yang ingin melihat bentuk yang sangat absurd itu.
LOL, I think they're funny! Well then, I'm gonna miss you so much, octopuses! Hugs and kisses from me :') And wish me luck on my tests, okay? :D
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Experience, Friends, Fun, Incident, Just babbling, Nostalgia, Sad, Somethin' about my blog, Updaties
my first FLOOD
Hey fellas! Sorry for the seldom updates. If you wanna keep in touch with me, you can follow my Twitter HERE ;). And finally another Indonesian post! Hehe, sorry for dissapointing you... my English is suck for these last days... so, I'm going to start this post! :D
Oke, karena aku harus cepet tidur, kuceritain dengan singkat aja yaa ;) Kisah yang menurutku nggak terlupakan ini berawal dari hari Kamis kemarin, waktu aku sama Ina terpaksa pulang sekolah super telat karena harus ngurusin mading. Yap, karena aku wakil ketua I dan Ina ketua madingnya, jadi bisa dibilang kami yang paling sibuk diantara seluruh anggota redaksi mading sekolah hehe. Dan kemarin kami pulang telat karena harus nempelin mading yang udah jadi ke tempatnya.
Waktu aku sama Ina mau ngumpulin anak-anak mading, terjadi sebuah insiden antara Ina dan Ilham, yang--yah... nggak perlu diceritain deh ya, hehe. Nah, finally, aku sama Ina nongkrong di kelas 8G bareng anak-anak mading yang tersisa (ada yang ikut try out di bimbel, ada yang udah dijemput, dsb). Sebenernya kerjaan kami udah selesai, tinggal touching sama clearing aja. Tapi karena Deden yang biasa masangin pita-pita udah pulang, terpaksa kami bekerja 2 kali lebih keras demi ngurusin pita-pita itu.
Setelah sekitar 1 jam-an, aku sama Ina ngerasa lapeeeer... banget. Maklum, waktu anak-anak mading yang lain istirahat ke kantin, kami tetep tinggal di kelas buat diskusi soal 'Kana', sekaligus ngejagain mading. Jadi kami putusin buat ninggalin anak-anak mading bentar, and finally we were going to the canteen ^^v.
And guess what? There was a deep flood!
Yup, begitu aku sama Ina turun dari lantai dua dan bersiap pergi ke kantin, kami langsung kaget gara-gara halaman sekolah kami udah kerendam banjir. Dalem, pula! Ina udah gugup-gugup gitu ngeliatin banjir yang naujubile dalemnya itu. Sementara aku malah pasang tampang najis, nahanin diri biar ga langsung nyemplung ke tuh banjir. Maklum, that was my first flood so I was so interested gitu hihi :D
Awalnya Ina udah ilfeel duluan dan semangatnya ke kantin menghilang secara tiba-tiba. Sekali-dua kali dia nanya ke aku, "Yakin kita beneran mau ke kantin?". Sebenernya aku agak males juga buat nyebur, secara aku belom ada beli sepatu dan sepatuku itemku cuma satu -,- tapi rasa laper mengalahkan semua resiko yang ada, jadi dengan cueknya aku nyopot sepatu + kaos kakiku. Ina, dengan berat hati, terpaksa ngikutin apa yang udah kulakuin hehe.
Awal-awal nyebur.... oh, okay, beberapa senti di atas mata kaki. Sambil ngejinjing sepatu, kami mulai jalan pelan-pelan menuju kantin.
Setelah beberapa saat jalan... oh crap, nih air kok makin tinggi aja?
Saat hampir sampe di kantin... damn! Banjirnya udah sebetis!
Begitu banjirnya udah nyampe betisku, Ina lebih memilih buat jalan lewat atas, which means dia harus rela kebasahan kena air ujan. Kalo aku, jujur aja lebih milih basah bagian bawah daripada harus pusing, demam, dan flu gara-gara kena air ujan. Jadi, Ina jalan lewat atas, sementara aku jalan lewat bawah sambil ngangkat-ngangkat rok nggak jelas.
Yeah, begitu sampe di kantin, aku langsung ngerasa bangga. Bangga karena udah berhasil ngelewatin tantangan yang begitu berbahaya (halah apaan sih haha). Tapi.... ngekk, kantin inceranku sama Ina kehabisan stok air panas, jadi kami nggak bisa pesen Pop Mie! Damn... -,- udah gitu kakiku mulai gatel-gatel najis gitu pula!
Akhirnya aku sama Ina muterin kantin, dan ternyata masih ada satu kantin yang buka. Dengan penuh hawa napsu (laper), aku sama Ina langsung mesen Pop Mie dua, milo anget satu, plus Susu Saya Susu Bendera (hihi bilang aja Frisian Flag napa?) rasa vanilla satu. Nyamm, that was soooo good!
Begitu selesai makan, aku sama Ina langsung balik ke kelas karena udah bertenaga. Oke, emang nothing special sih keliatannya, tapi buatku kemaren itu pengalaman yang berharga banget. Pertama kalinya aku ngadepin banjir! Hihi. Dan pertama kalinya kegatelan abis kena air (baca: air yang najis abis :p).
Hari ini?
Hari ini sih berjalan dengan damai (that doesn't mean if my problem with Kana has done) buatku. Kulewatin dengan joget-joget ala SNSD bareng Ina (dan direkam plus ditonton anak-anak sekelas), ngegambar paru-paru sebagai soal ulangan harian dari guru Biologi, belanja ini-itu di PM (Plaza Mulia), sentilan-sentilan nggak jelas dari biangnya sentilan di kelas 8F, pokoknya damai deh! Yah walaupun aku sempet ngerasa jadi fashion disaster gara-gara make jilbab yang ga matching sama gamisku sih (gara-gara itu aku jadi badmood pas baru nyampe sekolah). But I was better than someone that wore grey outfits with PINK skirt, hihi :p a lot of people said that to me ;)
Well then, I hope you had a great day too for today ;) I'm going to sleep now.
PS : I met my BFF on elementary school in Facebook today. I was going to "sigh" when I couldn't chat with Teru, but some minutes later I was screaming happily when I saw a message from my BFF. I'm proud of you, Puti :)
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Friends, Fun, Just babbling, Nostalgia, School, Updaties
I'm trying to come back
Hey fellas! Sorry for the accidentally-hiatus :D Aku udah lama banget pengen nulis postingan baru, cuma malesnya itu loh yang nggak ke'tulungan'. Tolong salahkan koneksi internet yang semakin hari semakin lola, tugas-tugas yang menumpuk, dan Twitter sebagai situs mikroblogging yang bikin aku jadi males ngupdate blog, hehe :)
Okay, quick updates aja yah :D Jadi, beberapa hal yang udah terjadi selama aku vakum di blog adalah:
1. Aku jadi anggota mading sekolah, wakil ketua I tepatnya (aigoo, kenapa aku harus berurusan dengan sesuatu yang menyangkut kata-kata 'KETUA'? Dulu ketua redaksi mading plus buletin di Spenyk, pernah juga jadi ketua umum OSIS, terus juga pernah jadi ketua kelas di Spenyk. Duh!). 2. Aku dan rombongan anggota mading berkunjung ke Smansa (SMAN 1 Samarinda) buat ngeliput bazaar yang mereka selenggarakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun mereka ;) that was so interesting! 3. You know what? Pada akhirnya karma akan terus berlaku. Aku udah pernah cerita tentang 'Kana' belom? Dia copycater dan backstabberku, plus orang yang banyak disebelin sama anak-anak Spansa. Setelah dia berusaha menghasut orang buat sebel sama aku, dan (bahkan) ngefitnah aku ini-itu, terbukti kan kalo dia cuma membolak-balikkan fakta? But, yeah, we can't say that my problem have done. 4. Mama bilang, aku boleh tidur sendiri di kamarku yang sekarang :) bahkan Mama dengan sukarela bakal pindah ke kamar kosong satunya. Yippeeeee! 5. Berita basi sih, tapi mid semester udah selesai dan ulangan umum is coming soon on the 17th of December. Aigoo apa aku bakal siap? -,- 6. Aku kecanduan Soshified! Haha :D kalo ada SONE yang mau aku bikinin avi atau siggy, silakan komen atau kasih tau aku lewat chatbox yeah :) 7. I'm doing screencaps for HD music videos! Proyek pertamaku adalah MV-nya 4Minute yang 'Muzik', dan MV-nya f(x) yang LA chA tA (maap kalo tulisannya salah). 8. Aku nggak cuma cinta sama SNSD, tapi juga sama f(x)! My fave members in f(x) are Sulli and Krystal ^^ 9. Setiap hari, selama koneksi ga ngadat, aku selalu nyempetin diri buat ngevote SNSD di MelOn Music Awards :) Semoga mereka bisa ngeborong banyak awards :D 10. Pameran kakak-kakak kelas 9 bakal diselenggarain dalam waktu 2 hari di sekolahku! Horeeee :D Jadi inget waktu aku masih sekolah di Spenyk dulu. Kelas yang paling berkesan di hatiku itu kelas 9A. Aku masih inget betapa menariknya tema 'traffic' mereka :) Bahkan ada 'lampu lalu lintas'nya loh ;)
Dan masih banyak lagi, tapi yang paling hot kayaknya baru itu deh. Nanti kalo aku inget lagi, aku bakal ngasih tau kalian deh, fellas :D Hmmm kayaknya cukup sekian dulu deh, hehe. Kalo mau terus ngikutin perkembangan Nona, fellas bisa follow aku di Twitter. Dijamin bakal kufollow back deh! Klik DISINI buat ngefollow aku ;)
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Fun, Just babbling, Life, Nostalgia, Updaties
miss you fellas :D
Sorry for the incidentally-hiatus! Akhirnya aku bisa ngupdate nih blog ^0^v Maaf banget yaaaa pals :'( khususnya buat yang belom kubales chattiesnya. Okeee, I'm going to tell you about what happened to me on the last week ;)
Hari Minggu kemarin, aku pergi bareng Ina. Sekitar jam satu siang, kami berangkat dari rumahku ke Plaza Mulia (setelah Ina ngejemput aku). Di sana, kami muter-muter nggak jelas dulu. Setelah ngerasa laper, akhirnya kami mampir ke A&W dan makan sepuasnya. Well, lebih tepatnya sampe aku kekenyangan. Akhirnya kami muter-muter lagi (nggak banyak yang bisa dilihat karena PM belom 100% jadi) dan kami putuskan buat mampir ke 61.
Lumayanlah, 61 bisa nyegerin kami lagi :D Rasanya hati jadi kinclong lagi abis ngeliat baju-baju lucu bertebaran. Nggak lupa kami ngelakuin tradisi perempuan kalo lagi mampir ke toko baju; fitting! Hmmm, lebih tepatnya sih bukan fitting baju, tapi foto-foto di dalem fitting room. Okay, it was embarassing but it was FUN too! :3 Dan yang jelas, kami ngebuat video di dalem tuh fitting room (I'm going to upload it in my facebook account).
Setelah puas menguasai fitting room sekitar kurang lebih 45 menit, kami melenggang ke J.Co. Aku pesen froyo dengan topping cha-cha, honey star, dan kacang almond. Ina pesen froyo bertopping buah-buahan plus satu hot chocolate. Lagi-lagi kami foto-foto + bikin video. Terus, habis selesai makan, kami berencana pergi ke SCP (Samarinda Central Plaza), but unfortunately Ina nggak bawa duit cukup, jadi kami mampir sebentar di rumahnya buat ngambil dompet.
Begitu sampe di SCP, kami langsung cuci mata di Stroberi. Sebagai tanda mata abis jalan-jalan, kami pengen beli sesuatu yang kembar gitu... cuma mahal. Barang-barang yang menarik hati kami adalah:
- Strap handphone kembaran dengan inisial 'T' (Tiffany) buat Nona, dan inisial 'S' (Sunny) buat Ina. - Strap handphone beda model dengan inisial 'T' (Teru) buat Nona, dan inisial 'H' (Hinata) buat Ina. - Gelang perak dengan liontin bulan, bintang, dan awan :3
The last one bener-bener menggugah hati, tapi harganya lumayan mahal. Jadi butuh waktu satu jam lebih buat mutusin barang apa yang mau kami beli. And the chosen one is... the silver bracelet. Hoooooraaay! :D
Okay, karena udah seminggu lebih, aku jadi lupa rute toko apa aja yang kami datengin. Pokoknya, kami ada nongkrong di Karisma (toko buku) lama bangeeeet, dan ngopi-ngopi di Frozen. Ina pesen pancake choco-vanilla, aku pesen pancake yang ada sausage-cheese. Nyumm!
Finally, kami pulang jam 10 malem (WOW) dan aku sampe di rumah jam setengah 11. Hmm... that was an unforgettable adventure :) I'd like to say 'THANKS!' to my bestie, Ina, once again :D
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Food, Friends, Fun, Just babbling, Life, Nostalgia, Updaties
triangle
Almost forget. Just like what I said, I'll post some of my photos that I took around Dhea's house with my friends. Why do I call this post with 'Triangle' name? Because... I only post 3 photos here. We took a lot of photos and I think I only need to post some of them. Enjoy them ;)
Love, LadyLo
Label: About me, Daily story, Fun, Just babbling, My Creations, Nostalgia, Obsessions, Photo
my photo session :)
(PS : I had to publish this post yesterday but I couldn't do it because I must off to the bed, so I posted it today :D)
Sorry for the late replieees! I was busy these days, and I didn't have much time for blogging. And my internet connection on home is quite error, and it makes me--you know--kinda lazy for blogging. But I'm going to reply your comments, don't worry :)
What did I do today? Wow, today was an amazing day for me! I took a photo session! Well then, not a 'real' photo session, I mean. My picture was captured by my friend, and even I took some poses. Hehehe.
Today I went to Dhea's house. At first, we planned to watch a movie on a cinema, but for some reasons, one of my friend--Ilham, was cancelled it. So, we went to Dhea's house--only for take some photos. Yay!
Yuda was being the photographer. He doesn't join any photography classes or photography courses, but I think he's so good. He's talented, for me ;) Sometimes Dhea was being the photographer in Yuda's place, and her result was good too. And me?
Oh, come on. You know I can't take a good photo, hehe.
I was being the model, with Shania and Ilham. Dhea did the model's role more than the photographer's role, even though she wants to be a photographer. I captured some photos with my mobile phone secretly, and I think nobody knew about it haha. But do you know what? At first, we used Dhea's digital camera. But after that, we used my mobile phone because they thought my mobile phone's result was better. Oh I was glad to hear that :D
We did the photo session around Dhea's house. There were a lot of good places around her house and we were soooooo glad! The places made our photo amazing! And I was so happy when my friends said that I had a lot of good poses. Oh, thanks so much for you all, fashion bloggers! Because I used your poses, hehe :D
Well then, I'm kinda speechless now, haha. So I think, I should end this post ;) See you tomorrow! :D
Love, LadyLo
P.S: I made a tribal-batik-dress myself! Hehe. Well, that was my first 50%-DIY-creation. I made it from a loose skirt and I love it soooo much! I wore it on the photo session and my friends said it was a cute dress! I'll tell you how to make the dress, as soon as I can. With the photos, too! Just wait for it ;)
Label: About me, Daily story, Friends, Just babbling, My Creations, Nostalgia, Schedule
becoming a shopaholic just for one day and my testimonial
Finally I'm coming back! Huwaaah, hari ini aku capek banget. Kayak yang aku tulis di postingan sebelumnya, hari ini aku berburu baju lebaran lagi bareng Mama. And guess what? Aku jadi shopaholic hari ini. Bayangin, kami keliling Samarinda selama setengah hari demi berburu baju lebaran! Ckckck.
Unfortunately, we didn't get what we wanted.
Yap, ternyata tetep susah nyari tunik yang cocok walau udah ngubrek-ngubrek berbagai macam mall dan berbagai macam toko. Hadeh! Finally, aku beli... duh, apa ya namanya? Bahannya sih kayak kemeja gituu... dan warnanya ijo. Ijo kusam. Ijo agak tua. I love that! Modelnya lucu. Bisa dipake buat jalan-jalan juga, hehehehe.
Buat celana, akhirnya aku beli skinny jeans (my first skinny jeans, LOL) warna item. Skinny jeans which is disebut-sebut sebagai "celana botol" disini. Waktu pertama kali denger kata "celana botol" sempet bingung juga gimana bentuknya, secara selama ini aku cuma tau kata "skinny jeans" atau "celana pensil". Dan akhirnya aku cuma bisa ber-ooooh ria waktu ngeliat gimana bentuk sebenernya dari si "celana botol" itu.
"Ternyata yang dimaksud celana botol tuh skinny jeans tooooh...." gitu deh yang aku pikirin pertama kali.
Hm? Sepatu? Aku pilih sendal bertali warna ijo. Aku juga dibeliin bangle ijo emerald sama Mama. Love that too! Oh iya, taun ini aku nggak pake jilbab. Aku pake selendang! Hehehehe. Aku suka banget sama selendangnya. Warnanya ungu-ijo. Yay!
Well, I'll take a pic with those clothes kalo udah Lebaran. Hehehehe. Dan yang pasti bakal aku upload beberapa disini ;) Waaah, can't wait the biggest day in this month! Kayaknya aku bakal ngasih judul "Unbranded still happy". Hehehehe, iyaa khusus taun ini emang nggak pilih yang unbranded :p Wekekekek.
Oh iya, terinspirasi dari banyak postingan dan notes temen-temen, aku putusin buat bikin a little testimonial about my past here! Semoga kalian nggak bosen bacanya yaaa hehehe.
People that I'm missing soooo much :D :
Jaman TK : - Muti yang as far as I remember, rambutnya selalu dikuncir dua - Bella yang as far as I remember, berpipi chubby dan kamarnya keren banget buat ukuran anak TK :D - Dita which is sooo smart! - Rama yang tetep jadi temen berantemku - Ivan yang aku inget banget waktu pembagian trophy kelulusan TK sangat narsis hehehe. - Ocha yang as far as I remember adalah musuh anak-anak TK--including me - Dinda dan Icha (kalo nggak salah) yang entah kenapa selalu ngerebutin aku *narsis mode on* - and others.
Jaman SD : - Muti, Bella, Dita yang masih satu SD sama aku (waktu aku di Kentungan) - Nadine dan geng kecilku waktu kelas satu SD, hehehe - Hanzala dan dua lagi lupa namanya :p ~ oke, cukup itu di SD Kentungan karena aku udah lupaa banget - Alya, my bestie in SD 3 Barongan - Geng kecilku waktu kelas dua SD *lol* - Karis and his friends yang seingetku selalu jadi temen berantemku ~ itu aja yaa yang di SD 3 Barongan, lupaaa! Lanjut ke my best ES~
- Puti, my BFF :) - Icha, si jago gambar yang unfortunately pindah ke Pontianak waktu kelas lima - Balqiz, yang sampai sekarang masih kuanggep berwajah ayuuuu - Fifi, campuran antara lucu-iseng-nakal yang loyal banget sama Pi-eN (Puti-Nona) dan Tweety (Balqiz-Fifi-Nuri) - Nuri, yang rambutnya selalu aku kagumin dan yang paling sabar ngadepin kejahilan Fifi ------gals I love you so much!------ - Adam AKA Noerma yang adzannya keren banget *shock* - Donny and his brother yang (entah kenapa) disebut-sebut sebagai playboy di Nglempong - Zaki yang selalu jadi bahan ejekanku di klub drama, dan diperebutkan ibu-ibu wali murid di Nglempong - Dipta dll yang nggak kalah gokil ;) - Levi, pujaan para cowok di Nglempong - Vivi, Dewi, Dewi Pus, semua Annisa (ada 3-4 anak yang namanya Annisa gitu lho) terutama Nisa Mutiara Sani--temen pulangku, dan semua anak cewek di kelas 6a-6b - Guru-guru yang nggak pernah terlupakan, such as Pak Agus yang sangat berperan dalam pengalamanku ikut lomba ini-itu, Bu Sri--wali kelas terbaik di 6b, Pak Yanto yang sangaaat loyal, Pak Jum yang inosen dan baek hati, dll :D Thanks so much for everything that you gave to me :') - Junior-junior baek hati yang manis-manis - Senior yang sebenernya nggak kuinget mukanya, kecuali mbak 'itu' yang namanya aja aku lupa ~ hey, selama aku sekolah di tiga SD yang berbeda, SDN Nglempong is the best school ever! Selamat buat akreditasi A dan gedungnya yang keren banget! ;) - Temen-temen bimbel di Primagama dan SSC, terutama SSC, such as Lia, Bibi, Gista, Putri, Swandika, dan buanyaaak lagi - Temen-temen ELTI, such as Shelma dan Nadya :)
Jaman SMP : - Bodrex (Rania, Sari, Estu, Salwa, Yayas, Nurul, Sintya, Milade, Anis, Elly, AKU!), the best cliques ever! - Cho, yang selalu jadi temen curhatku - Fara, (katanya) si lemot tapi sangat useful di OSIS. Hahahaha kangen aku denger ketawanya :) - Donna si ibu OSIS (tukang bersih-bersih ruang OSIS) dan sangat telaten jadi sekretaris - Odi, si mupeng nomer satu di OSIS (sampe sekarang aku masih takjub banget dia bisa jadi anak 8 inti OSIS) - Danang alias Dudull, which is 'punya' bandara sendiri di kepalanya *lol* - Mas Akhyar dan Mbak Riye, yang dengan sabar mau jadi wakil saya, hehehe :D - Semua anak OSIS ! - Semua anak '011, dari kelas A sampe kelas F - Mas-mas dan mbak-mbak yang dengan sabar mau ngajarin aku jadi ketum OSIS (walau dengan binalnya kutinggal kabur ke Samarinda ><) - Semua orang yang pro dan kontra dengan terpilihnya aku jadi ketum OSIS :') - Semua fansku (baca: orang yang PERNAH naksir aku :p) *narsis mode on* di Spenyk. Sorry guys :p - Semua guru Spenyk--termasuk guru-guru ekskulnya, bahkan Pak Surip sekalipun!--such as, Bu Yeti yang sangat berperan dalam karir jurnalistikku, hehehehe (thanks Bu buat semua seminarnya), Bu Mus wali kelas tercinta dari kelas 7b-8b, Pak Agustinus yang sangat baik hati ngedukung minat sastraku, semua guru yang udah ngedukung kesukaanku sama bahasa Indonesia dan bahasa Inggris--termasuk Bu Erna, dll - Temen-temen ELTI yang sangat gokil dan nggak pernah bikin aku bosen masuk ELTI, such as Tia (thanks for becoming my best pal in class!), kru ZNC--Avi, Astri, Salsa, Ulin, dll, anak-anak cowok yang pasif banget, pokoknya semua deh! - Temen-temen rekaman di BPMR yang sangat asik dan bikin proses rekaman jadi nggak hambar--such as Yoga (temen rekaman sejati karena jadwal rekaman kami selalu sama), Magis (temen rekaman baru sih), Fitri, dll. Keep up the good work, guys! :D - Semua kru rekaman, mulai dari sutradara sampe soundmannya. Miss you :) - Temen-temenku dari semua seminar yang pernah aku ikutin, terutama Bella dan Sarah yang udah jadi sosok kakakku selama 3 hari - Junior-senior di Spenyk yang baeeeeek dan asiiiik >< - Dan masih banyak lagi yang belom kusebutin. Takut meledak blognya, hehehehe LOL (oke, saya jayus, so what?).
Ya ampun, aku baru sadar kalo sekarang aku udah SMP!
Well, I miss you so much guys! Tunggu sampe aku balik lagi ke Jogja ya :)
P.S: Aku masih sakit nih! Sekarang pileknya semakin menjadi-jadi. Huuuuuuh.... wish me get better soon ya :)
Label: About me, Daily story, Friends, Just babbling, Nostalgia
Older Post
|