six recommended manga(s) that you totally have to read!
Rabu, 29 Agustus 2012 | 0 comments
Pengen baca shoujo, tapi nggak tau mesti baca apa? Atau pengen tau komik apa yang bagus dan lagi populer? Ngerasa kecewa sama endingnya Faster Than A Kiss yang surprisingly terlalu klise? Atau malah bosen banget sama Kaichou wa Maid-sama dan xxme! yang somehow jadi overrated banget itu?
Well, Lady Octopus presents the latest guide for you guys! This time, I'd be glad to introduce these six awesome, remarkable manga(s) to you :D
Harus diinget, enam manga berikut ini bukan komik-komik dengan top-notch popularity macemnya Gakuen Alice atau Kaichou wa Maid-sama. Tapi, komik-komik ini tetep punya kualitas yang nggak kalah bagus, dan mungkin beberapa di antaranya bisa menandingi popularitas dua komik tersebut di masa depan? We'll see! Yang pasti, komik-komik ini merupakan manga yang lagi aku gandrungin banget selama beberapa saat terakhir ini, and are currently stepping to the next level (yes, mereka jadi makin hari makin populer!)
1. Nadeshiko Club
Yang pertama adalah Nadeshiko Club! Ceritanya tentang Reo, perempuan yang nggak ahli dalam hal-hal yang menyangkut rumah tangga... such as masak, menjahit, mencuci baju, dll. Surprisingly, pacarnya make kelemahannya itu sebagai alesan buat mutusin dia. Karena pengen ngajak pacarnya balikan, Reo mutusin buat bergabung sama Home Ec Club (semacam Klub PKK/Klub Rumah Tangga gitu). Di sana ada empat cowok ganteng (typical; yes I know) yang bakal ngajarin dia untuk menguasai hal-hal yang berkaitan sama rumah tangga.
Kedengerannya pasaran, ya? Komik ini emang bukan tipe komik yang kudu dijadiin beban pikiran atau dibawa serius. What I love the most from this manga is, the point where we don't have to think too much about the storyline. It feels like, all we have to do is read the manga and enjoy it! Just go along with the flow and have fun - it's like a playground. Nggak ada drama percintaan nggak penting yang bikin gemes dan bikin kita mikir kayak "bitch please, get the fact straight how could you act dumb like that you fool?!" dan sebagainya.
Oh iya, walaupun dari summary nya manga ini keliatan pasaran, sebenernya ceritanya nggak seklise itu loh. Yang pasti kita bisa belajar soal tugas-tugas rumah tangga di sini, dan kita bisa ngikutin cerita dari setiap karakternya. Sekali lagi, kalo kalian pengen baca komik yang nggak bikin stres, this manga is highly recommended by me.
Oh iya, walaupun dari summary nya manga ini keliatan pasaran, sebenernya ceritanya nggak seklise itu loh. Yang pasti kita bisa belajar soal tugas-tugas rumah tangga di sini, dan kita bisa ngikutin cerita dari setiap karakternya. Sekali lagi, kalo kalian pengen baca komik yang nggak bikin stres, this manga is highly recommended by me.
Rating: 4/5
2. Taiyou no Ie

Alias House of The Sun. Dari judulnya aja udah ketawan kan betapa 'indah' nya komik ini? Well, kebalikan dari Nadeshiko Club yang emang orientasinya manga buat have fun, Taiyou no Ie jelas punya storyline yang kompleks dan serius. Komik ini punya influence yang cukup kuat buat pembacanya. Kita bisa ikut nangis, ikut mikir... ikut terhanyut dalam ceritanya.
Manga ini bercerita tentang Mao yang jarang ketemu sama orang tuanya. Dari kecil, Mao terbiasa main dan makan di rumah keluarga Nakamura, tetangganya, berhubung orang tuanya selalu sibuk kerja dan jarang pulang. Lama-kelamaan, orang tuanya bercerai dan Mao mutusin buat ikut sama papanya. Awalnya, hubungan Mao dan papanya baik-baik aja (walaupun mereka juga bukan tipe ayah dan anak yang akrab banget)... sampai akhirnya sang papa nikah lagi. Ibu tiri Mao udah punya anak dari pernikahan sebelumnya, dan dalam waktu singkat Mao ngerasa kalo dia itu cuma left-over, sementara papanya udah punya keluarga yang baru (you see; istri baru, anak baru).
Gimana pun juga, namanya waktu berlalu, bukan cuma kehidupan Mao yang berubah. Hiro, anak sulung keluarga Nakamura, juga ngerasa kalo hidupnya udah berubah drastis. Orang tua Hiro udah meninggal. Hiro yang dulunya masih SMP udah berubah jadi pegawai kantoran (PS: jarak umur Hiro sama Mao lumayan jauh, di sini Mao masih pelajar dari Hiro udah jadi karyawan). Rumah keluarga Nakamura yang dulunya lively berubah jadi dingin, berhubung dua adik Hiro mutusin buat keluar dari rumah itu dan tinggal sama sanak saudara mereka yang lain. Tapi cuma Hiro yang berusaha mempertahankan rumah itu dan nggak mau keluar dari sana. Dan akhirnya, Hiro ngajak Mao yang desperate untuk tinggal bareng.
This manga is heartbreaking and heartwarming at the same time. Kita bisa ketawa ngeliat betapa keras kepala dan angkuhnya Mao, padahal diem-diem dia berusaha untuk jadi anak yang kuat dan nanggung semua beban hidupnya sendiri. Sikapnya yang violent towards Hiro juga bikin ketawa (dan aku suka banget sama kepribadiannya yang galak dan kuat, nggak kayak tipikal fragile heroines yang gampang bikin gemes). Kita bisa nangis ngeliat betapa heartless nya papa Mao, yang dengan mudahnya ngucapin hal-hal yang bikin Mao sakit hati dan Hiro terkejut. Betapa gampangnya dia ngasih uang bulanan untuk Mao tinggal di rumah Hiro, tanpa pernah sekali pun sadar kalo sebenernya Mao selalu nunggu diajak balik pulang ke rumahnya sendiri (nanti bakal ada scene Mao ketemuan sama papanya di kafe setelah sekian lama menghindar, itu scene yang wajib dibaca karena itu juga scene yang paling bikin aku nangis). Kita juga bisa deg-degan sendiri ngeliat gimana perubahan perasaan Mao dan Hiro terhadap satu sama lain, padahal mereka udah terbiasa sama hubungan love-hate antar temen masa kecil dari dulu.
Intinya, manga ini bener-bener bagus! Kalo aku cuma bisa make satu kata buat ngedefinisiin komik ini, aku bakal milih kata "beautiful".
Rating: 5/5
3. Yumemiru Taiyou
Bukan cuma judulnya yang mirip sama "Taiyou no Ie" di atas, awal ceritanya juga agak mirip. Yup, sama-sama tentang anak yang ditinggal papanya nikah lagi dan ngerasa terasing di keluarga barunya. Bedanya, ibu kandungnya meninggal dan papanya udah punya anak kandung dari istri barunya (kalo di Taiyou no Ie kan mama tirinya Mao emang udah pernah nikah dan punya anak). Dan yang pasti, Yumemiru Taiyou ini masih less drama daripada Taiyou no Ie. Tapi storylinenya tetep bagus loh!
Ceritanya, Shimana mutusin buat kabur dari rumahnya. Di tengah jalan, dia malah nggak sengaja nginjek om-om (well, he's not that old - probably age gap nya kurang lebih aja sama Mao dan Hiro) mencurigakan yang tidur di taman pake kimono. Ternyata cowok itu abis mabuk semalem dan kehilangan kunci rumahnya. Dia nawarin Shimana untuk ikut tinggal di rumahnya, kalo Shimana berhasil memenuhi tiga syarat yang dia kasih : 1. Ngasih tau kenapa Shimana kabur dari rumah; 2. Nyari "Asahi" atau "Zen", temen satu sekolahnya, karena mereka berdua sama-sama punya kunci rumahnya; 3. Memiliki mimpi dan jatuh cinta.
Hari-hari Shimana yang seru dimulai setelah dia berhasil tinggal di rumah cowok berkimono yang ternyata dipanggil "Taiga" itu. Unexpectedly, ternyata rumahnya Taiga berupa cottage yang asri dan nyaman. Di sana Shimana harus berbagi rumah sama Zen, temen sekelasnya yang maniak sama panda dan heboh, gokil, childish, plus blak-blakkan. Di sana juga ada Asahi yang cakep, kalem, baik banget, perfect deh pokoknya tapi diem-diem semacam nyamar jadi anak cupu di sekolah. Dan juga ada Taiga, sang pemilik rumah yang nyebelin, tapi juga dewasa dan selalu punya solusi buat tiga pelajar yang ngontrak di rumahnya itu.
Terus, apa lagi yang menarik dari komik ini? Well, this manga is quite a troll. Yes, the manga likes trolling on us! Sisi paling menarik dari komik ini adalah storyline nya yang sekilas keliatan bisa kebaca arahnya kemana, padahal nggak! Dalam satu momen, kita bisa mikir kalo tebakan kita pasti bener, tapi ternyata salah. It's like we think that we know, but we actually have no idea. Kalo pengen bersotoy-sotoy ria dan kamu orang yang hobi mikir "ahhhh pasti si ini bakal jadian sama si ini deh" atau "alah paling si ini bakal ngelakuin ini", manga ini cocok banget buat kamu. Karena dalam beberapa poin, komik ini bakal
ngajarin kita untuk jadi orang yang nggak sok tau hehehe.
Menurutku pribadi, komik ini imbang antara have fun sama dramanya. It's like a mixture of two mangas above, you know. Jadi, kalo kalian pengen baca komik yang punya good balance antara sisi serius dan sisi lucunya, this manga is a must read!
Rating: 4.75/5
4. Ao Haru Ride

What's so beautiful about this story is the realistic and heartwarming chemistry between the main characters. Kisahnya berawal waktu Futaba, perempuan yang manis dan populer di sekolah karena anaknya anggun dan pendiam, pertama kali kenal sama Kou di SMP. Futaba nggak suka sama cowok, tapi entah kenapa dia selalu ngerasa baik-baik aja kalo sama Kou. Menurutnya, Kou yang badannya agak pendek untuk ukuran cowok dan suaranya masih ala ababil lagi akil balig lebih approachable buat diajak temenan sama dia. Ternyata, Kou juga baik dan pengertian sama Futaba, walaupun si Kou ini anaknya juga kalem dan agak malu-malu.
Di luar dugaan, Futaba mulai naksir Kou. Mereka janjian buat nonton kembang api dan ketemuan di taman, tapi Kou nggak pernah dateng nepatin janjinya. Ternyata Kou pindah selama liburan musim panas, dan Futaba nggak pernah lagi ketemu sama Kou................
Setting waktu berpindah ke masa SMU Futaba. Futaba, yang selama tahun terakhirnya di SMP dimusuhin cewek-cewek karena dianggep ganjen and such, berhasil ngubah imagenya jadi cewek urakan yang dekil dan asal-asalan cuma demi nggak dimusuhin sama temen-temen ceweknya lagi. Di sana, dia ketemu sama cowok yang bikin dia inget sama Kou. Cuma, cowok itu punya marga yang beda dari Kou. Cowok itu juga jauh lebih tinggi, rambutnya juga lebih panjang dan ikal. Dia juga dingin, susah dideketin, blak-blakkan, pokoknya bener-bener the total opposite of Kou Tanaka deh!
Manga ini juga beberapa kali berhasil bikin aku nangis. Nangis waktu tau masa lalunya Kou. Nangis waktu ngeliat betapa cintanya Futaba sama Kou. Aku juga suka banget sama betapa kerasnya Futaba dan Kou berusaha untuk bertahan hidup dengan cara mereka masing-masing, bahkan walaupun itu berarti mereka harus mengubah diri mereka sendiri menjadi sosok yang jauh berbeda dari diri mereka yang sebenernya. Dan yang pasti, aku salut banget sama cinta Futaba dan Kou yang nggak pernah mati setelah bertahun-tahun berlalu. Gimana kuatnya chemistry antara Futaba dan Kou yang udah bisa diliat tanpa harus jadian. Oh, dan pastinya aku nggak pernah lupa sama remarkable scene antara Futaba sama Kou yang harus kalian liat: waktu Futaba dan Kou sama-sama naroh kepala mereka di meja dan ngeliat ke arah yang berlawanan, Futaba nyium rambut Kou dan Kou ngegandeng tangannya Futaba... THAT WAS SO DAMN BEAUTIFUL.
Ao Haru Ride lebih kelam daripada Yumemiru Taiyou, tapi jangan khawatir! Walaupun kalian pastinya bakal kebawa suasana sama storyline nya, komik ini nggak melulu tentang hal yang sedih-sedih kok. Lagian, fokus utamanya itu tentang betapa affectionate nya Futaba dan Kou tentang satu sama lain. Sekali lagi, the strongest point which is the number one reason kenapa aku salut banget sama komik ini adalah, betapa berhasilnya sang mangaka dalam hal ngasih liat seberapa dalemnya perasaan Futaba dan Kou. Cinta mereka bener-bener terekspresikan dengan bagus for real.
Rating: 4.75/5
5. Orange

My first impression of this manga was: GENIUS! Komik ini merupakan percampuran antara kehidupan para pelajar, percintaan, persahabatan, konflik keluarga, dan konsep time-travelling yang udah nggak asing lagi bagi kita. Walaupun begitu, hasil yang keluar tetep memuaskan dan totally refreshing!
Suatu hari, Naho dapet surat yang ditujukan buat dia di rumah. Yang aneh dari surat itu adalah, di situ tertulis kalo pengirimnya adalah dirinya di sepuluh tahun mendatang. Di dalem surat itu tertulis hal-hal yang Future Naho sesali. Dia ngejabarin semuanya secara mendetail dan berharap biar Present Naho nggak ngulangin kesalahan-kesalahan itu. Awalnya Naho nggak percaya dan nganggep itu semua cuma kerjaan orang jahil... sampe akhirnya salah satu hal yang ditulis di dalem surat itu bener kejadian: ada murid pindahan dari Tokyo yang namanya Kakeru.
Lama-kelamaan, Naho mulai jatuh cinta sama Kakeru. Ternyata, menurut surat yang ditulis Future Naho, dalam waktu sepuluh tahun mendatang Kakeru udah nggak ada lagi di dunia ini. Yup, dia meninggal waktu masih SMU. Future Naho minta sama Present Naho untuk sebisa mungkin ngejagain Kakeru yang masih hidup. Dia pengen supaya Naho selalu menyenangkan hati Kakeru dan ngelakuin hal-hal yang nggak bisa dia lakuin waktu masih SMU dan bikin dia nyesel. Bahkan dia juga berharap Naho dan temen-temennya bisa mencegah kematian Kakeru.
Aku masih belom bisa terlalu banyak komen soal manga ini, karena baru ada lima chapter yang udah ditranslate. However, harus kuakuin kalo manga ini bener-bener membawa angin baru dan bikin kita nggak bisa berhenti menebak-nebak; apakah Naho dan yang lainnya bisa mengubah masa depan Kakeru? Apa mereka berhasil mencegah kematian Kakeru? Oh, dan satu fakta lagi yang menarik, orang yang bikin komik ini adalah orang yang sama dengan yang bikin Yumemiru Taiyou. It's quite surprising karena perbedaan storyline antara Orange, yang dramatis, serius, dan rasanya bisa bikin nangis sewaktu-waktu, dengan storyline Yumemiru Taiyou yang juga bisa bikin nangis at some points, tapi tetep bisa bikin kita ketawa (I mean, siapa sih yang bisa bikin ketawa waktu baca Orange, sementara kita tau nyata-nyata ada kematian yang udah siap menyambut Kakeru dalam kurun waktu yang singkat?).
Rating: 4/5
6. Tonari no Kaibutsu-kun

This manga is so damn interesting. Also, komik ini yang paling aku ikutin belakangan ini. Plot awal komik ini mungkin emang ga terlalu menarik, tapi sekali kamu baca komik ini... dijamin ketagihan deh! Ada yang suka Oresama Teacher? Nah, komik ini punya nuansa yang mirip kayak manga itu. Ada nuansa friendly, lively, dan serunya. Romance emang fokus utama dari komik ini, tapi bukan berarti komiknya berputar di sekitar percintaan melulu. Kalo kubilang malah poin terkuat dari komik ini adalah betapa 'luar biasa' nya setiap karakter yang ada di sini.
Ada Shizuku, si 'study bug' yang berambisi buat jadi pegawai kantoran kayak mamanya yang nggak pernah pulang ke rumah karena harus banting tulang demi keluarganya, berhubung somehow papanya selalu punya bad luck tiap kerja dan ujung-ujungnya pasti berhenti. Saking maniaknya Shizuku sama pelajaran, dia udah ga peduli lagi sama kehidupan sosialnya. Yang paling parah, Shizuku ini punya lidah yang tajem dan bener-bener straight-forward banget. Dia juga tipe cewek yang kuat dan nggak tinggal diem kalo diinjek-injek. Terus, Shizuku juga peduli banget sama rankingnya. Biasanya, tiap dia ulang tahun dia bakal bikin laporan tertulis tentang prestasi-prestasinya dalam setahun dan ngefax itu laporan ke mamanya. Dan dia juga perhitungan banget... dan irit sama uang hehehe.
Juga ada Haru, yang most likely punya hubungan yang buruk sama anggota keluarganya sendiri. Walaupun dia tajir, dia lebih milih tinggal sama sepupunya. Haru ini merupakan cowok yang aneh, eksentrik, ajaib lah pokoknya. Bener-bener ajaib tingkat alien. Dia ini tipe cowok yang bisa seenaknya nebang pohon di halaman sekolah dan ngebawa masuk itu pohon ke dalem kelas cuma demi bikin kelas lebih seger and all (seriously Haru, why don't you try doing normal things, such as bawa vas bunga ke kelas atau apa gitu). Dia juga selalu masuk ke kelas lewat jendela, dan jangan lupa kalo kelas mereka ada di lantai dua. Haru agak bermasalah dalam hal bersosialisasi dengan orang secara normal karena keanehannya itu beyond common people's logic, tapi sebenernya dia pengen banget punya banyak temen. Sayangnya, karena dia sering nervous tiap berhadapan sama orang asing, orang-orang justru salah tangkep dan nganggep dia itu galak dan nyeremin banget (oh, dia lugu dan naif tapi kuat banget dan jago berantem by the way).
Kebayang nggak kalo suatu hari Shizuku disuruh ngasih catetan ke tempat tinggal Haru dengan iming-iming bakal dibeliin buku sama gurunya (cuma gara-gara gurunya takut sama Haru)? Dan bayangin aja betapa kekinya Shizuku, yang selalu belajar 24/7, tiap dikalahin sama Haru, si jenius yang selalu dapet nilai tertinggi tanpa belajar sedikit pun? Kebayang juga nggak, gimana kontrasnya Shizuku yang cuma peduli belajar sama Haru yang walaupun sering berantem dan kena skors, sebenernya polos dan ceria banget?
Itu baru Shizuku sama Haru. Yang aku suka dari komik ini, walaupun tokoh utamanya mereka berdua, sang mangaka juga ngasih porsi dan peran yang besar dan banyaaaaaak banget buat karakter-karakter lainnya. Dan yang pasti, tiap karakter itu punya poin terkuatnya masing-masing yang bikin tiap karakternya berharga dan nggak bisa dihapus dari cerita.
Ada Yamaken, that rich fella that used to take advantages of Haru before. Di awal-awal diceritain kalo Yamaken dan anggota gengnya cuma nemenin Haru demi duitnya Haru doang. Menurutku pribadi, kayaknya sang mangaka nggak kepikiran buat ngembangin karakter Yamaken sampe seluas dan sepenting ini. Yamaken ini tipikal cowok cool yang digilai banyak perempuan, tapi ujung-ujungnya malah naksir Shizuku. Yang bikin lucu adalah betapa pengennya dia misahin Shizuku dari Haru, tapi tiap ada Shizuku nya dia malah nggak pernah mau ngakuin perasaannya. Dia malah bilang sama Shizuku kalo dia ga mungkin jatuh cinta sama Shizuku hahaha. Kebanyakan tokoh orang ketiga macemnya Yamaken ini nyebelin dan bikin gemes pembaca, tapi Yamaken justru beda. Somehow dia bener-bener likable dengan segala usahanya bikin Shizuku ngeliat dia. Plus, Yamaken juga anak cerdas yang satu bimbel sama Shizuku, jadi mereka selalu nyambung tiap ngomongin pelajaran (berhubung Haru is a natural born genius yang nggak pernah demen ngomongin pelajaran, but gets perfect grades anyway). Oh iya, info tambahan, di polling yang ada di MangaFox angka antara pendukung Shizuku x Haru sama pendukung Shizuku x Yamaken beda tipis loh!
Ada Natsume, which is tokoh favoritku and it's quite surprising to see, karena biasanya tokoh favoritku itu ya tokoh utamanya. Natsume ini anak yang cantik banget dan populer dari kecil di kalangan cowok-cowok. Dia sering banget ditembak tapi selalu nolak orang-orang itu secara kasar dan mentah-mentah. Dia juga keliatan dingin, galak, dan unapproachable bagi cowok kebanyakan. Padahal, sebenernya dia cuma pengen punya banyak temen cewek. Saking desperatenya dia, dia malah pernah membangun pencitraan akut di internet, tapi selalu ngabur tiap diajak kopdar karena takut ditaksir sama cowok-cowok itu (which always happens). Walaupun bagi orang kebanyakan dia keliatan galak, sebenernya Natsume ini anaknya kocak banget. Asli lucu deh pokoknya. Dia juga airhead banget - entah kenapa dia selalu gagal di tiap ujian dan kudu ikut remedial berulang kali, thank God ada Shizuku sama Haru; those genius people. Oh iya, Natsume ini temen gokil-gokilannya Haru. Berhubung Shizuku anaknya strict dan males ngelakuin hal yang aneh-aneh, otomatis Natsume sama Haru selalu klop kalo udah mau ngelakuin hal-hal ekstrim (misalnya lompat dari tebing yang tinggi dsb). Satu lagi, cowok yang bisa ditemenin sama Natsume cuma ada dua orang: Haru dan Sasayan, karena menurutnya Haru cuma 'ngeliat' Shizuku dan Sasayan bisa dipercaya.
Kalo Sasayan, dia kadang terlupakan. Sasayan ini bukan cowok yang cakep atau cerdas, tapi dia orang yang baik dan ramah. Bisa dibilang, dia satu-satunya orang yang sociable di antara dia, Shizuku, Haru, dan Natsume (Yamaken beda sekolah dan beda geng). Jadi, dia ini semacam penghubungnya tiga orang itu sama dunia luar. Sasayan juga lumayan populer dan punya temen di sana-sini. Selain itu, dia juga pemain baseball sekolah. Orangnya rasional dan objektif, dia nggak pernah mihak salah satu orang. Dia selalu netral dan jadi penengah di gengnya. Walaupun dia yang paling jarang disorot dalam cerita di antara mereka berempat, sebenernya Sasayan ini merupakan benang merah yang penting bagi Shizuku, Haru, dan Natsume. Dia itu ibarat magnet yang bikin tiga orang itu selalu berkumpul jadi satu. Plus karena dia orang yang paling 'normal' di antara mereka berempat, dia juga yang selalu ngebantu mereka mecahin hal-hal yang berhubungan dengan 'hal-hal umum'. Yang jelas, aku paling suka sisi pengertiannya terhadap Natsume. Kalo Haru lebih agresif dan posesif dalam ngelindungin Natsume (such as mukul orang yang bikin Natsume nangis - sebenernya tokoh utamanya Natsume apa Shizuku sih? Huehehehe), Sasayan ini tipe orang yang bakal negur Natsume dan nggak segan-segan dimusuhin Natsume asalkan dia bisa bikin Natsume merenungkan hal yang bener.
Masih ada banyak tokoh-tokoh lainnya yang sama pentingnya. Ada Micchan, sepupunya Haru yang punya batting game centre, tempat nongkrongnya geng Shizuku sekaligus tempat tinggalnya Haru. Micchan ini tipikal pria dewasa yang selalu mengayomi, dan otomatis bikin Natsume jatuh cinta untuk yang pertama kalinya. Ada Yuuzan, kakak Haru yang selalu dibenci sama Haru sendiri. Haru selalu lari menghindar tiap Yuuzan dateng. Anehnya, Yuuzan justru minta Shizuku supaya bikin Haru tetep tinggal bareng Micchan, walaupun papanya pengen Haru pulang ke rumah.
Juga ada Ooshima-san, cewek kalem tapi populer yang naksir sama Haru, tapi nggak berani menghalangi percintaan Haru sama Shizuku. Terus ada Yuu-chan, sahabatnya Ooshima-san yang terlalu blak-blakkan dan hobi ikut campur urusannya Ooshima-san (dan dengan terang-terangannya nanya ke Shizuku, dia lebih milih Haru atau Yamaken). Belakangan ini juga muncul Andou, supirnya Yuuzan yang entah kenapa lagi hobi banget ngedatengin Haru. Si Andou ini masih muda dan ganjen, plus dia berambisi banget sama cewek-cewek SMU yang masih 'seger'. Dan ada Iyo juga, adeknya Yamaken yang agresif, over-pede sama kecantikannya sendiri (menurutnya cuma Natsume yang bisa nandingin kecantikannya) dan naksir Haru, tapi berusaha keras buat ngelupain si Haru cuma gara-gara Haru 'temenan' sama kakaknya (dia bilang, makhluk bernama 'kakak laki-laki' nggak pernah mau mengakui 'adik perempuan'nya sampe ke akar-akarnya).
Yang jelas, komik ini bener-bener beda dari komik kebanyakan. Udah ada adegan tembak-menembak yang konyol di chapter pertama. Adegan ciuman juga terjadi di momen yang sama sekali nggak ada tanda-tandanya kalo bakal ditaroh adegan ciuman di situ (it's hella surprising, you know. It's like one of them was walking away and suddenly the other one popped out from nowhere and kissed the other party!). Dan yang paling gila adalah adegan ngajak pacaran, yang lagi-lagi ga disangka-sangka bakal muncul di situ (serius deh, kukira mereka jadiannya masih di chapter-chapter selanjutnya).
Aku juga suka fakta bahwa komik ini nggak melulu soal Shizuku dan Haru. At some points, I even thought of Natsume being the main lead. Abisnya sempet ada beberapa chapter yang fokusnya adalah Natsume, dan bahkan walaupun ceritanya lagi nggak terfokus di dia, dia tetep ditempatin di paling depan/di tengah pas di gambar pembukanya!
Dan yang pasti, poin bahwa persahabatan sesama karakternya di sini itu seru dan asik banget juga nggak bisa diabaikan. Gengnya Shizuku yang terdiri dari dirinya sendiri, Haru, Natsume, dan Sasayan jelas nggak usah ditanya. Terus, orang-orang yang dulunya cuma manfaatin Haru (baca: gengnya Yamaken)? Sekarang malah akrab banget tuh! Malah mereka sampe main ski dan camping bareng segala. Shizuku juga bahkan berteman sama Ooshima-san dan Iyo yang notabene adalah rivalnya. Dan banyak banget hal-hal lainnya yang bikin manga ini jadi bener-bener seru buat dibaca. Pastinya masih ada beberapa misteri yang patut disingkap, terutama soal keluarganya Haru, tapi komik ini nggak melulu soal drama yang bikin pembacanya pusing tujuh keliling.
Oh iya, berhubung tokoh favoritku Natsume, jelas aku paling suka sama hal-hal yang menyangkut Natsume. Biasanya aku cuma bakal ngedukung satu pairing yang melibatkan tokoh favoritku. Tapi, sama Natsume rasanya beda banget. Dia itu terlalu lucu, konyol, dan lovable sampe rasanya aku bisa nerima semua pairing yang ada dianya. Baik itu Natsume x Micchan, Natsume x Sasayan, apalagi Natsume x Haru! Oh, and by the way, aku suka banget ngeliat hubungannya Natsume sama Haru. Pengen rasanya ngeliat mereka jadian (sayangnya mereka berdua sama-sama nggak punya perasaan semacam itu terhadap satu sama lain, hiks). Seru aja rasanya ngeliat mereka gokil-gokilan berdua, ngelakuin hal-hal di luar logika orang kebanyakan bareng-bareng. Terus nanti Natsume curhat sama Haru sampe nangis-nangis dan Haru nya cuma bisa dengerin karena dia bingung mesti bilang apa (jarang kan ngeliat cowok-cewek murni sahabatan tanpa salah satunya jatuh cinta dan ngerusak percintaan dua sahabatnya?). Aku juga suka banget waktu Haru ngancem Micchan, bilang dia ga boleh bikin Natsume nangis segala macem. Dan pastinya waktu Haru berantem abis-abisan sama Micchan gara-gara Natsume dibikin nangis... (ups! Spoiler, hehe)
Well, whatever. Pokoknya ini komik kudu dibaca. Harus. Mesti. Wajib.
Rating: 5/5
Bingung kenapa tumben-tumbenan aku bermurah hati ngasih rating empat ke atas? Well, karena ini sesi 'ngerekomendasiin', bukan sesi 'ngereview', pastinya aku bakal ngasih tau komik-komik yang menurutku bagus kan? That's why manga yang dimuat di postingan ini merupakan manga yang udah disaring dari sekian banyak manga yang belakangan aku ikutin..... dan pastinya punya nilai tertinggi di antara lainnya :)
Love,
LadyLo.
i love mangas :D
Sabtu, 03 Oktober 2009 | 2 comments
Waktu aku ngomongin soal manga, ada beberapa orang yang langsung pasang tampang surprised dan dengan polosnya bilang "Ternyata kamu juga suka manga toh?". Sayangnya, ekspresi mereka berkata "Ya ampun, seorang Nona bisa suka manga?!".Come on! Aku emang ketum osis, aku emang suka baca buku, aku emang berkacamata, and yes, I wear belt everyday in school, but so what? I'm still a normal teen, right? Nggak peduli orang mau bilang aku bertampang galak, pinter (kata mereka sih), ketua umum osis, or anything else--aku tetep seorang remaja biasa yang berumur 13 tahun. And FYI, I'm freaker than you know :)
Mungkin buat mereka yang udah menghabiskan waktu lama sama aku tau gimana aku yang aseli. I'm freak. And crazy. Bisa dibilang 'nggak punya malu'. Perlu contoh?
- Aku adalah satu-satunya anak OSIS Spenyk '08 yang masuk ke kelas 7-a sambil melenggang dengan mantapnya dan nyanyi-nyanyi nggak jelas dihadapan para junior waktu MOS
- Apa hobiku di kelas? Nyanyi. Dan joget.
- Harap maklum kalo aku udah megang hape. It means aku bakal foto-foto sampe puluhan kali di depan kamu
- Danbanyaklagi.
See? Aku nggak sekalem keliatannya. Dan mungkin aku emang selalu bertampang serius kalo lagi rapat OSIS, tapi kalo kamu tanya mereka, percaya deh, nggak ada hari tanpa aku jadi seorang Nona yang sinting.
Singkat kata: NGGAK USAH LEBAY DAN BERSIKAP SEOLAH-OLAH AKU BARU TAU YANG NAMANYA MANGA DALAM WAKTU 1 MENIT DEH!
Helloooo~ even I've read manga since I was 6 years old!!! Grrr....
Enough blabbing about that stupid thing. Off to the main topic! ;)
Dalam postingan kali ini, aku mau ngasih tau daftar manga yang kubaca belakangan ini. Enjoy! :D
1.
Mao Tominaga terpaksa masuk ke SMP yang berbeda dari teman-teman SD nya karena rayon rumahnya berubah. Di sekolah barunya, dia bertemu dengan Riku Matsuda yang telah membantunya bergaul dengan teman-teman barunya. Setelah mereka bersahabat, baru Mao sadari jika dia menyukai Riku. Namun, siapakah Miu Takahashi yang selalu ada di sisi Riku itu?
2. Gakuen Alice / Alice Academy
Demi mengejar sahabatnya, Hotaru Imai, Mikan Sakura nekat pindah ke Tokyo dan masuk ke Gakuen Alice; yang ternyata bukan sekolah biasa. Tanpa dia sadari, dia telah terseret berbagai macam masalah rumit dan gawat karena dia masuk ke sekolah itu... apakah masalah itu? Dan apa penyebabnya beberapa petinggi sekolah tersebut menganggapnya sebagai 'anak bermasalah'? Apa yang pernah orang tuanya, yang menghilang dan tak pernah dia lihat sejak kecil, lakukan pada sekolah tersebut?
3. Arisa
Tsubasa berencana untuk menemui saudara kembarnya, Arisa, yang telah hidup terpisah darinya selama 3 tahun karena orang tua mereka bercerai. Saat Tsubasa menganggap hidup Arisa sangat sempurna dan jauh lebih baik darinya, Arisa menawarkan Tsubasa untuk berpura-pura menjadi dirinya selama satu hari di sekolahnya. Tsubasa menerima tawaran tersebut dan mendapati bahwa hidup Arisa memang sempurna; memiliki pacar yang tampan, nilai yang bagus, dan teman-teman yang baik dan menyukainya. Namun, saat Arisa terjatuh dari jendela dan harus dirawat di rumah sakit, Tsubasa baru menyadari bahwa ada sesuatu yang aneh dari kelas Arisa... sesuatu yang berbahaya dan harus dia selidiki, demi keselamatan nyawa Arisa. Apakah itu?
4. Shugo Chara!
Amu Hinamori adalah seorang siswi SD Seiyo yang cool dan misterius. Namun dibalik semua itu, dia sangat ingin menemui sosoknya yang sebenarnya. Dan suatu hari, dia menemukan 3 telur di bawah badannya saat dia baru terbangun dari tidurnya. Dan telur-telur itu lah, yang membawanya ke sebuah organisasi elit milik sekolahnya yang bernama Guardian, dan semenjak itulah hidupnya berubah...
5. Chocolate Cosmos
Sayuki adalah seorang gadis yang memiliki sedikit teman dan ditakuti hanya karena alasan sepele; tatapan matanya yang tajam--padahal dia memang terlahir seperti itu. Hingga suatu hari, dia bertemu dengan seorang laki-laki yang baik dan beraroma cokelat--yang ternyata 'satu sekolah' dengannya. Sayuki berjanji akan menemukan laki-laki itu di sekolah dan akan membuatnya memberitahu nama aslinya. Dan Sayuki menepati janjinya; dia menemukan laki-laki itu--Hagiwara, yang ternyata salah satu gurunya! Walau Hagi tidak menunjukkan tanda-tanda memiliki perasaan spesial pada Sayuki--mengingat dia ramah pada semua orang--dan entah mengapa seperti trauma dengan hal berpacaran dengan muridnya, Sayuki tetap bersikeras untuk merebut hatinya. Hingga suatu hari, Sayuki menyadari bahwa mantan pacar Hagi adalah kakak kelasnya, murid kelas 3, sendiri...
6. Love Berrish!
Yuuya telah pindah dari sekolah lamanya ke sebuah sekolah berasrama. Awalnya dia sangat tertarik dengan sekolah barunya; mengingat dia memang ingin bersekolah di sekolah berasrama. Anehnya, dia ditempatkan di sebuah asrama campuran laki-laki dan perempuan, padahal di sekolahnya ada asrama khusus perempuan dan asrama khusus laki-laki. Parahnya, penghuni asrama tersebut sangat sedikit--dan orang-orang mengucilkan serta membenci mereka. Loh, ada apa nih?
7. Cat Street
Keito adalah seorang aktris berbakat yang amat terkenal saat dia kecil. Namun, karena ambisi ibunya dalam mempekerjakan dirinya, dia tidak memiliki seorang pun teman. Dan hal itulah, salah satu alasan yang telah menghancurkan karirnya. Akhirnya dia berhenti dari dunia entertainment setelah suatu 'insiden' yang membuat karirnya hancur terjadi. Dia melalui hari-hari dengan kebosanan dan kesedihan, hingga suatu hari dia diundang oleh seorang pria tua ke sebuah 'free school'. Mulai dari situlah, kisahnya dimulai...
Dan banyak lagi :)
Perhatian, semua manga yang kutulis bergenre shoujo (sejenis cerita yang plotnya diambil dari kehidupan sehari-hari kita) karena aku emang paling suka shoujo. Jadi, bagi kalian yang juga suka manga-manga bergenre shoujo, dijamin manga-manga tsb bisa menghibur kalian :D
Dan karena aku baik + rajin (wkwk), Nona bakal ngasihin link buat kalian baca online :) But please, these links just for preview :) support the mangakas by buy the mangas :D Saya sendiri berniat beli kalo nemu, hehehe :p
- Giri Koi
- Gakuen Alice/Alice Academy
- Arisa
- Shugo Chara!
- Chocolate Cosmos
- Love Berrish!
- Cat Street
Enjoy them ;)
Love,
LadyLo
Label: About me, Buku, Daily story, Info, Internet, Just babbling, Komik, My Creations, Obsessions
yes, i'm addicted to it!
Jumat, 18 September 2009 | 0 comments

yang kiri Riku Matsuda, yang kanan Mao Tominaga. Click for enlarge!
Gila. Aku lagi addicted banget sama nih komik. Udah cerita kan? Itu looh, yang namanya Giri Koi! Ups, belom kuposting ya resensinya? Hehehehe, maap deh. Pengennya tinggal copast aja sih dari note di FB, tapi berhubung FB lagi eror mulu dan aku paling males buat ngadepin yang namanya eror, jadi diundur dulu yeee :p
Oke, dalam postingan kali ini kita bakal ngomongin betapa aku kecanduan sama Giri Koi. Padahal jarang banget lho, aku ketagihan sama manga gitu. Seandainya pun iya, pasti sama manga/komik yang menurut bagus banget!
Anyway, sampe saat ini manga yang masuk dalam kategori manga keren versiku adalah:
1. Ufo Baby
2. New Ufo Baby
3. Cardcaptor Sakura
4. Marmalade Boy
5. Baby Love
6. Giri Koi/Love Honor
Tuh, kan? Giri Koiiiii mulu yang ada di otakku. Tapi, dari ribuan komik yang kubaca (halah, tapi emang kayaknya banyak banget deeh), emang cuma enam komik itu yang paling nyantol di otakku. Sampe sekarang.
Padahal semua manga yang udah kusebutin di atas itu termasuk manga lama lho. Giri Koi aja mulai dirilis taun 1999/2000 (kalo nggak salah). Wow.
Dan sekarang aku ketagihan baca Giri Koi.
Duh!
Oke, aku mau numpang cerita gimana sejarahnya sampe aku bisa ketagihan baca Giri Koi.
Jadiii, di Nakayoshi 71 yang telat kubaca ada komik baru, namanya Love Honor (Giri Koi). Pertama kali kubaca emang udah ngerasa ada chemistry gituu (alah, emangnya jodoh -___-). Dan berbekal keisengan belaka, aku nekad googling dengan kata kunci "Giri Koi". Eeeh ternyata malah nemu website yang bisa ngebuat aku baca online Giri Koi sampe chapter 6.
Pas aku selesai baca chapter 4 dan mau ke chapter 5... gambarnya nggak kebaca, sampe sekarang! Dan gara-gara rasa penasaran yang parah banget, akhirnya aku jadi ngebawa Giri Koi sampe mimpi. Huuuh -____-
Akhirnya, demi menanggulangi rasa ketagihan--setidaknya sampe aku bisa baca online Giri Koi lagi, aku mutusin buat menjauhkan diri dari hal-hal yang berbau Giri Koi.
Aku ngeganti wallpaper laptopku, dari kumpulan wajah Riku Matsuda yang cakep dan baeknya minta ampun itu, jadi fotoku sama salah satu bestieku di Jogja; Estu. Aku juga ngelarang diri sendiri buat ngebuka folder yang isinya "serpihan-serpihan" komik Giri Koi. Pokoknya aku berusaha ngejauhin Giri Koi dariku gitu deh!
Ternyata lumayan berhasil lho. Aku jadi nggak terlalu sering mikirin Giri Koi lagi. Hehehehehe.
Eh, tapi masa lagunya Lady GaGa yang Just Dance aja bisa bikin rasa ketagihanku kumat lagi. Nggak heran sih. Secara selama ini kan kalo aku lagi baca online, pasti aku muter lagu Just Dance di laptopku. Hehehehehe :p
Duh, maap ya belakangan ini postinganku kacau. Bahasanya nggak bagus, pula! Bener-bener lagi bored sampe nggak ada inspirasi buat menulis yang baik. Huehuehuehue.
Well ..... that's enough for this time ;)
Love,
LadyLo
*image taken from HERE.
Oke, dalam postingan kali ini kita bakal ngomongin betapa aku kecanduan sama Giri Koi. Padahal jarang banget lho, aku ketagihan sama manga gitu. Seandainya pun iya, pasti sama manga/komik yang menurut bagus banget!
Anyway, sampe saat ini manga yang masuk dalam kategori manga keren versiku adalah:
1. Ufo Baby
2. New Ufo Baby
3. Cardcaptor Sakura
4. Marmalade Boy
5. Baby Love
6. Giri Koi/Love Honor
Tuh, kan? Giri Koiiiii mulu yang ada di otakku. Tapi, dari ribuan komik yang kubaca (halah, tapi emang kayaknya banyak banget deeh), emang cuma enam komik itu yang paling nyantol di otakku. Sampe sekarang.
Padahal semua manga yang udah kusebutin di atas itu termasuk manga lama lho. Giri Koi aja mulai dirilis taun 1999/2000 (kalo nggak salah). Wow.
Dan sekarang aku ketagihan baca Giri Koi.
Duh!
Oke, aku mau numpang cerita gimana sejarahnya sampe aku bisa ketagihan baca Giri Koi.
Jadiii, di Nakayoshi 71 yang telat kubaca ada komik baru, namanya Love Honor (Giri Koi). Pertama kali kubaca emang udah ngerasa ada chemistry gituu (alah, emangnya jodoh -___-). Dan berbekal keisengan belaka, aku nekad googling dengan kata kunci "Giri Koi". Eeeh ternyata malah nemu website yang bisa ngebuat aku baca online Giri Koi sampe chapter 6.
Pas aku selesai baca chapter 4 dan mau ke chapter 5... gambarnya nggak kebaca, sampe sekarang! Dan gara-gara rasa penasaran yang parah banget, akhirnya aku jadi ngebawa Giri Koi sampe mimpi. Huuuh -____-
Akhirnya, demi menanggulangi rasa ketagihan--setidaknya sampe aku bisa baca online Giri Koi lagi, aku mutusin buat menjauhkan diri dari hal-hal yang berbau Giri Koi.
Aku ngeganti wallpaper laptopku, dari kumpulan wajah Riku Matsuda yang cakep dan baeknya minta ampun itu, jadi fotoku sama salah satu bestieku di Jogja; Estu. Aku juga ngelarang diri sendiri buat ngebuka folder yang isinya "serpihan-serpihan" komik Giri Koi. Pokoknya aku berusaha ngejauhin Giri Koi dariku gitu deh!
Ternyata lumayan berhasil lho. Aku jadi nggak terlalu sering mikirin Giri Koi lagi. Hehehehehe.
Eh, tapi masa lagunya Lady GaGa yang Just Dance aja bisa bikin rasa ketagihanku kumat lagi. Nggak heran sih. Secara selama ini kan kalo aku lagi baca online, pasti aku muter lagu Just Dance di laptopku. Hehehehehe :p
Duh, maap ya belakangan ini postinganku kacau. Bahasanya nggak bagus, pula! Bener-bener lagi bored sampe nggak ada inspirasi buat menulis yang baik. Huehuehuehue.
Well ..... that's enough for this time ;)
Love,
LadyLo
*image taken from HERE.
Label: About me, Internet, Just babbling, Komik, Ngaco, Obsessions, Postingan sampah
quick post quick updates (ah masa sih?)
Kamis, 17 September 2009 | 0 comments
I'm coming back! Tiga hari nggak ngeposting apapun, rasanya sedih juga hehehehe. Maap yaaa lama nggak nengokkin nih blog! Tiga hari belakangan ini aku lagi nggak semangat ngenet gara-gara koneksi internet di rumah yang lagi nggak becus itu. Huh!Soooooo, apa yang terjadi selama tiga hari belakangan iniii?
-15 September 2009
My mom's birthday! Yaaaaay! She's 34 years old now. Dunno why, some people say my mom is very young.... for them, actually. Hahahahaha.
Tanggal 15 September, alias hari Selasa, aku sama Mama (yang udah dibanjirin ucapan selamat ultah) pergi ke Plaza Mulia yang baru berumur 5 hari itu (eh bener nggak sih?). Rencananya, kami mau beli J.Co donuts sebagai tanda perayaan ultahnya Mama. Hehehehe.
First impression waktu masuk PM? (Maap ya) jelek! Dan mengecewakan juga. Bayangin aja, mall yang masih berdebu dan masih ada tiang-tiang yang dipake buat ngebangun tuh mall kok ya udah dibuka! Pokoknya terkesan dipaksakan gitu deh. Mallnya aja masih sepi, belom ada isinya. Kalo ada paling juga cuma Hypermart, J.Co, BreadTalk, A&W, Solaria, dsb. Herannya, tetep aja banyak pengunjungnya. Kenapa ya? Mungkin karena nggak pernah liat mall segede gitu kali ya? Kalo aku sih, jujur aja emang nggak ada rasa interest sedikit pun sama tuh mall dari awal. Secara isi dan besarnya kurang-lebih aja sama Amplaz di Jogja.
Kalo nggak harus beli donat di J.Co saat itu juga, aku nggak bakal mau lah pergi kesitu! Aku sih nggak semangat pergi ke PM. Heuheuheuheu. Udah gitu, di tempat parkir motornya ada tumpukan sampah, pula! Dan salah satu dinding parkirannya nggak rata gitu! Ihh...
Di PM, begitu udah selesai beli donat kami berdua langsung cabut. Nggak tahan sama penampilannya yang belom rapi dan bersih. Nah, begitu sampe rumah langsung ngebaca komik dan buku-buku baruku deh. Hehehehe :)
Begitu mendekati waktu buka puasa, Mama langsung ngorder ayam seember dari KFC. Jadi, kami buka puasa sama fried chicken deh! Menu lainnya? Aku lupa apa aja... hehehehehe.
Abis selesai sholat taraweh, kami (aku, Bella, Om Lupi) langsung beraksi sama tumpukan kembang api. Ada air mancur, ada mercon (eh, itu mercon bukan ya? Pokoknya kalo dinyalain kedap-kedip gitu deh cahayanya!), ada kembang api mini size tapi tahan lama, ada kembang api panjang tapi susah dinyalainnya.
Waktu lagi main kembang api di teras, anak-anak kecil yang tinggal di deket rumah kami langsung ngeliatin dari sela-sela pager. Karena kasian, akhirnya kami ngasihin masing-masing satu batang kembang api panjang buat mereka. Kita harus berbagi kebahagiaan kita kan? Hehehehe klise abis dah.
Tapi tetep, ada anak yang nyebelin diantara mereka. Cowok. Seenak perutnya ngatur-ngatur gitu. Nyuruh pasang merconnya dimana lah, manggil Bella buat minta kembang api lagi lah, dsb. Kami, kecuali Bella yang terlalu polos buat ngerti, cukup keki juga sama tuh anak. Tapi biarlah. Toh nggak kami turutin juga! :p
Akhirnya pesta kembang api kami akhirin dengan nyisain tiga kotak kembang api. Karena udah malem, kami balik ke kamar masing-masing. Di kamar aku online dooong (teteeep) wkwk. Bedanya aku nggak online FB, Twitter, atau Blogger. Aku baca komik online! Huahahahaha.
Oh iya, FYI aku lagi addicted banget sama satu komik yang namanya Giri Koi/Love Honor by Daisy Yamada. Wajib baca deh! Ceritanya bagus; complicated tapi bener-bener hidup. Aku sendiri kerasa disedot masuk ke dalam komik itu saking hidupnya tuh cerita. Rasanya kita bener-bener mengalami dan ngeliat kejadian di komik itu deh! Seolah-olah kita udah bersatu sama Mao Tominaga, tokoh utamanya. Hehehehe lebay ya? Tapi emang bener kok! Sayangnya, belom ada versi tankoubonnya (versi tunggal), jadi untuk sementara baca dulu di Nakayoshi ;)
Nanti kutulis resensinya, don't worry :D
Naah, karena udah malem, aku cuma bisa nyelesain chapter 2-nya aja (chapter 1 udah baca di Nakayoshi). Abis itu off to bed deh :D
-16 September 2009
Nothing special happened sih. Hariku dimulai dengan baca Giri Koi online (lagi), dari chapter 3 sampe chapter 4. Tadinya mau lanjut sampe chapter 6 (cuma tersedia sampe chapter 6), tapi karena KONEKSI IM2 LAGI SAMPAH BANGET, akhirnya terpaksa berpuas diri dengan chapter 4. Hiks!
Malemnya aku coba lagi, siapa tau gitu ada keajaiban. TETEP GA MAU! Uuugh, paling sebel kalo ada komik favorit yang gantung gitu deh bacanya. Rasanya nyawa tuh masih ada setengah di komik itu; walopun aku tau ceritanya masih panjaaang dari chapter 6. Rasanya kebayang mulu sama serpihan-serpihan ceritanya -_____-
Sempet nyoba di laptop Om Lupi, ada beberapa bagian yang mau cuma loadingnya LUAMAAAA. Zzzz males banget ga sih?
Akhirnya aku nyerah dan ikut Mama, Om Lupi, sama Bella nganterin Nenek ke dokter. Tapi dokternya udah tutup. Balik lagi ke rumah, dan nyoba baca lagi. Tetep nggak mau! Ampuh!
-17 September 2009
Hariku dimulai lagi dengan nyoba baca Giri Koi (teteeep, secara kebawa sampe mimpi gitu). Tetep nggak mau! Kayaknya aku harus bersabar sampe lebaran selesai nih. Semoga aja begitu habis lebaran IM2 jadi cepet lagi, terus aku bisa nyelesain Giri Koi sampe chapter 6. Amiiiin!
Well, itulah quick updatesku yang nggak quick sama sekali. Hehehehe *LOL*
Love,
LadyLo
Label: About me, Buku, Daily story, Family, Food, Internet, Just babbling, Komik, Misuh, Ngaco, Obsessions, Postingan sampah





